Suzuki Wagon R 2018 Wara-wiri Dites di India, Tampak Lebih Kekar

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Wagon R menjalani pengujian di India. Sumber: Express Drives.com

    Suzuki Wagon R menjalani pengujian di India. Sumber: Express Drives.com

    TEMPO.CO, New Delhi - Maruti Suzuki sedang menguji generasi keempat Suzuki Wagon R yang di Indonesia dikenal dengan Suzuki Karimun. Dari spyshoot, mobil Suzuki Wagon R terlihat wira-wiri di jalanan Gurugram, tak jauh dari Pabrik Manesar Suzuki India Maruti yang menjadi basis produksi mobil imut tersebut.

    Suzuki Wagon R saat menjalani pengujian itu dalam bentuk ditutup dalam kamuflase hitam dengan lakban, untuk menyembunyikan desain aslinya. Secara visual, kemungkinan Suzuki Wagon akan menggunakan spek global yang telah dibuat di Jepang pada Februari 2017.

    Baca: Inilah Jagoan Suzuki Hadapi Toyota Calya, Mirip Alphard Mini

    Meskipun pakai kamuflase, Suzuki Wagon R tampak mengalami beberapa update visual, namun akan mempertahankan proporsi kotaknya. Suzuki Wagon R yang baru muncul dengan penampilan baru dengan gril merah yang direvisi, yang diapit oleh lampu depan berbentuk persegi baru, bumper tampah kekar dengan foglamps lebar dan bulat di kedua ujungnya. Side bodi yang ramping dengan lampu sein disamping. Velg yang digunakan kemungkinan akan dipakai untuk versi termurah dengan velg kaleng.

    Suzuki Wagon R menjalani pengujian di India. Sumber: Express Drives.com

    Dalam foto penampakan, tidak ada yang menunjukkan bagian belakang. Namun, Suzuki Wagon R telah memiliki model lampu baru dan bumper belakang yang baru. Soal isi kabin masih belum jelas.

    Baca: Suzuki Wagon R 2018 Segera Diluncurkan di India, Pakai 4WD

    Pada mesinnya, dikabarkan Suzuki Wagon R tidak berubah masih menggunakan mesin bensin K10B 998 cc yang dapat menghasilkan tenaga 67 bhp dan menghasilkan torsi puncak 90 Nm. Transmisi menggunakan gearbox manual 5 kecepatan dan unit AMT Maruti dengan auto gear shift (AGS) 5 kecepatan sebagai pilihan.

    CAR AND DRIVER


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.