Rabu, 19 September 2018

Kemenangan Wahyu Aji di Balap UB150 ARRC Dianulir, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana ini tak mampu mempertahankan mahkota juaranya di kelas Underbone 150cc. Wahyu telah mengumpulkan 165 poin berselisih 12 poin dari juara asia Md Akid Aziz asal Malaysia. Ia mampu meraih tiga kemenangan, dan empat podium. instagram.com

    Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Aji Trilaksana ini tak mampu mempertahankan mahkota juaranya di kelas Underbone 150cc. Wahyu telah mengumpulkan 165 poin berselisih 12 poin dari juara asia Md Akid Aziz asal Malaysia. Ia mampu meraih tiga kemenangan, dan empat podium. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Wahyu Aji Trilaksana sudah berjuang jatuh-bangun sehingga mampu meraih juara race 2 UB150 Asia Road Racing Championship atau ARRC. Namun hasil ini dianulir juri karena dia dianggap melakukan manuver berbahaya. Dia pun dikenai hukuman penalti 20 detik. Akibatnya, ia harus turun ke urutan sembilan.

    “Dikarenakan untuk memasuki lap-lap akhir sangat krusial, saya berusaha menjaga posisi agar masuk di tikungan terakhir lebih awal dan di depan. Namun gerakan tersebut dianggap manuver yang membahayakan. Seri 2 nanti, saya akan lakukan yang lebih baik dari seri ini meski kecewa dengan hasil ini dan akan berusaha makin menjadi yang terbaik untuk Indonesia," ucap Wahyu Aji, seperti dikutip dari Yamaharacingindonesia.com.

    Baca: Senggolan di Lap Terakhir, Wahyu Aji Juara Race Ke-2 UB150 ARRC

    Keberhasilan Syahrul Amin finis kedua dan Gupita Kresna kedelapan dari Tim Satelit Yamaha SND Factory dalam debutnya di ARRC UB150 2018 membuat optimisme lebih besar menuju putaran kedua di Australia pada 19-22 April nanti. Hal itu makin membuat tim penasaran melihat pertarungan pembalap-pembalap underbone yang berjibaku untuk terus semangat mengibarkan bendera merah putih.

    Baca: Mario Suryo Aji Podium AP250 ARRC: Umur 5 Tahun Main Motocross

    "Ini hasil terbaik yang pertama kita raih di musim 2018. Dengan hasil ini, kami makin yakin di seri 2 nanti Tim YRI dan Tim Satelit YRI, baik UB150 maupun AP250, akan tampil lebih kompetitif di seri kedua Australia nanti. Terus semangat untuk Merah Putih semakin di depan," ujar Wahyu Rusmayadi, Manajer Tim Yamaha Racing Indonesia.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Memecahkan Rekor Dunia di Berlin Marathon

    Eliud Kipchoge, pelari Kenya, memecahkan rekor dunia marathon dengan waktu 2 jam 1 menit dan 39 dalam di Marathon. Menggulingkan rekor Dennis Kimetto.