6 Teknologi Mobil Terbang Siap Dipasarkan Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil terbang terbaru PAL-V Liberty, saat dipamerkan dalam acara Geneva International Motor Show ke-88 di Jenewa, Swiss. 6 Maret 2018. Mobil terbang PAL-V Liberty dibanderol seharga $400,000 atau sekitar Rp5,5 miliar. (Martial Trezzini/Keystone via AP)

    Mobil terbang terbaru PAL-V Liberty, saat dipamerkan dalam acara Geneva International Motor Show ke-88 di Jenewa, Swiss. 6 Maret 2018. Mobil terbang PAL-V Liberty dibanderol seharga $400,000 atau sekitar Rp5,5 miliar. (Martial Trezzini/Keystone via AP)

    TEMPO.CO, London - Sejumlah perusahaan menyatakan akan segera memasarkan mobil terbang dalam beberapa tahun ke depan dan beberapa diantaranya berjanji akan menjualnya tahun depan. Beberapa produsen yang memproduksi mobil terbang adalah pabrik kenamaan yaitu Airbus, Audi, dan Porsche.

    Baca: 4 Keunggulan Mobil Terbang PAL-V Liberty Dibandingkan Mobil Biasa

    Sejumlah perusahaan telah memproduksi prototipe untuk menyempurnakan teknologi penggunaan baling-baling dan sayap. Namun, mereka menyiapkan agar kendaraan itu tidak mengalami saat terbang atau landing. Nantinya, setiap pengendara wajib memiliki lisensi khusus.

    1.Pal-V Liberty
    Mobil terbang ini telah ditawarkan sejak tahun lalu dan tahun ini di Genewa Motor Show kembali dipamerkan. Mobil ini hanya butuh waktu 10 menit untuk mengubah model menjadi mobil terbang. Mobil ini bisa melaju hingga kecepatan 161 kilometer per jam di jalanan dengan satu sopir dan satu penumpang. Mobil ini bisa dipesan dengan harga £ 444.000 atau Rp 8,5 miliar dan akan di garasi pemesannya pada 2019.

    Mobil terbang terbaru PAL-V Liberty, saat dipamerkan dalam acara Geneva International Motor Show ke-88 di Jenewa, Swiss. 6 Maret 2018. (Martial Trezzini/Keystone via AP)

    2. AeroMobil
    Dibangun oleh perusahaan perintis Slovakia AeroMobil, kendaraan tersebut pertama kali diungkap sebagai sebuah konsep pada tahun 2014, dan diperkirakan sebagai mobil terbang produksi pertama di dunia.

    Sepenuhnya berfungsi baik sebagai pesawat terbang dan mobil roda empat, ini didukung oleh mesin hybrid, dengan sayap melipat ke belakang saat kendaraan dalam mode mobil jalanan.

    Pada tahun 2015 saat menguji teknologi, penemu Stefan Klein terpaksa menggunakan parasut dan mengalami kecelakaan di lapangan saat ada yang tidak beres. AeroMobil saat ini tersedia untuk pre-order dengan harga sekitar £ 1,15 juta atau Rp 22 miliar, dengan pengiriman pada 2020.

    Mobil Terbang Aeromobil. Sumber: thesun.co.uk

    3. NeoXCraft
    Perusahaan Inggris VRCO sedang mengembangkan NeoXCraft yang dapat melakukan perjalanan melalui udara, jalan darat dan air. Kendaraan yang menampung dua orang bisa mencapai kecepatan udara hingga 180 knot - setara dengan 210 mph - dan terbang hingga satu jam di antara ketinggian 1.000 kaki dan 3.000 kaki.

    Perusahaan tersebut akan menjual £1,5 juta atau Rp 28,7 miliar. Mobil ini akan diproduksi secara komersial pada 2020.

    Mobil Terbang NeoXcraft. Sumber: thesun.co.uk

    4. SkyRunner
    Salah satu model yang sudah tersedia untuk digunakan oleh publik, SkyRunner menggunakan kipas raksasa dan parasut terang dari tanah. Menyerupai mobil buggy off-road, SkyRunner, yang populer di kalangan selebriti Hollywood, menggunakan mesin 115bhp.

    Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan 10.000 kaki, dengan kecepatan jelajah 36 knot dan jangkauan 120 mil.

    Baca: Setelah Akuisisi Saham Daimler, Geely Ingin Buat Mobil Terbang

    Menurut pabrikan, mobil terbang mudah dioperasikan, menggunakan pedal gas untuk terbang dan mendatar, sementara dua kontrol penerbangan cukup mengarahkan ke kiri atau kanan. Baru bulan lalu, motor terbang itu terlibat dalam sebuah kecelakaan yang mengejutkan di landasan pacu Dubai.

    Mobil Terbang Skyrunner. Sumber: thesun.co.uk

    5. Pop.Up
    Diluncurkan pada Geneva Motor Show tahun lalu, Pop.Up adalah produk kolaborasi antara Airbus, Audi dan Italdesign. Kendaraan listrik modular pertama yang bisa digunakan di darat dan udara, dengan baling-baling tambahan untuk membantu terbang.

    Kendaraan dua tempat duduk ini mampu lepas landas secara vertikal atau mendarat saat terpasang pada baling-baling dan pesawat ini mampu menempuh jarak 62 mil dengan sekali pengisian listrik. Pop.Up diperkirakan akan diluncurkan antara tahun 2024 dan 2027.

    Pengunjung melihat POP.UP , mobil terbang desain pabrikan Italia saat diperkenalkan dalam acara Geneva International Motor Show ke-88 di Geneva, Swiss, 7 Maret 2018. Pop.Up dapat menjelajah hingga 100 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh. (Martial Trezzini/Keystone via AP)

    6. Terrafugia
    Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini berhasil meriset salah satu contoh pertama mobil terbang di tahun 2009: Terrafugia Transition. Namun mengalami sejumlah masalah perizinan, produksi kendaraan macet, dan risetnya sempat berhenti.

    Lebih mirip pesawat antariksa daripada mobil terbang, transisi terlihat seperti pesawat kecil, dengan sayapnya bisa dilipat untuk berkendara di jalan. Perusahaan mengklaim model akan tersedia untuk pembelian pada 2019, namun dengan kondisi saat ini tidak mungkin. Mobil ini mampu meraih kecepatan 200 mph.

    Mobil Terbang Terrafugia. Sumber: thesun.co.uk

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.