Nissan Incar Penjualan 1 Juta Mobil Listrik pada 2020

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nissan Leaf 2018. Dok The Verge

    Nissan Leaf 2018. Dok The Verge

    TEMPO.CO, Jakarta - Nissan Motor Co. berencana menjual 1 juta mobil listrik pada 2022. Seperti dilansir dari Reuters, Jumat, 23 Maret 2018, perusahaan asal Jepang itu juga menyatakan akan mengembangkan delapan kendaraan listrik (electronic vehicle/EV) baru yang sepenuhnya bertenaga baterai. Termasuk di dalamnya adalah empat model khusus untuk pasar Cina.

    Nissan bakal mulai mengembangkan model listrik untuk seri Infiniti-nya pada 2021.

    Selain itu, Nissan juga memiliki komitmen bersama dengan Renault SA dan Mitsubishi Motors Corp untuk merilis 12 model kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya mereka menjual 14 juta unit pada 2022. Pada 2017, ketiga perusahaan tersebut berhasil menjual 10,6 juta unit mobil listrik.

    Baca: Mobil Listrik Terkencang Sedunia Pakai 9.000 Baterai Smartphone

    Tren pengembangan mobil listrik terus bertumbuh. Sebelumnya, Mercedes-Benz menyampaikan akan menginvestasikan dana lebih dari 100 juta euro untuk memperluas kapasitas pabrik mobil dan membangun pabrik baterai di Thailand untuk tingkatkan penetrasi di Asia Tenggara.

    Volkswagen AG pun sudah mengamankan pasokan baterai senilai 20 miliar euro untuk mendukung produksi mobil listrik dalam beberapa tahun ke depan.

    Simak: Mitsubishi Motors Serahkan 10 Mobil Listrik ke Pemerintah

    Pabrikan otomotif terbesar dunia itu akan melengkapi 16 pabriknya dengan fasilitas untuk pembuatan mobil listrik pada akhir 2022. Saat ini, baru ada tiga pabrik yang bisa memproduksi mobil listrik.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.