Rabu, 21 November 2018

Liga Irit All New Suzuki Ertiga Capai 23,15 Kilometer per Liter

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • All New Suzuki Ertiga, Bali, 29 Juni 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    All New Suzuki Ertiga, Bali, 29 Juni 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Denpasar - Teknologi yang ditanamkan pada mesin punya peran penting dalam mendukung efisiensi bahan bakar setiap mobil. Namun demikian, cara mengemudi atau orang di balik setirlah yang kemudian akan menentukan seberapa irit konsumsi BBM sebuah mobil.

    Nah, tantangan mengemudi yang baik sekaligus menjaga agar konsumsi BBM paling irit datang dari test drive All New Suzuki Ertiga di Bali, 28-29 Juni 2018. Bali Selatan dipilih sebagai area test drive karena dinilai sesuai untuk membuktikan performa, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar All New Suzuki Ertiga.

    Baca: Menjajal All New Suzuki Ertiga Keliling Bali Selatan

    Head of 4W Brand Development and Marketing Research PT SIS Harold Donnel mengatakan bawah Bali Selatan merupakan kawasan yang cocok untuk menguji performa, kenyamanan, dan efisiensi bahan bakar All New Suzuki Ertiga. “Bali Selatan cukup padat lalu lintasnya, juga punya destinasi wisata dengan kontur jalan menanjak yang terjal,” kata Harold sebelum sesi test dimulai pada Kamis pagi di Kuta, Denpasar, Bali, 28 Juni 2018.

    All New Suzuki Ertiga, Bali, 29 Juni 2018.

    Rute yang lalui adalah di hari pertama adalah Kuta-Pantai Pandawa-Patung Garuda Wisnu Kencana-Omnia Dayclub-kembali ke Kuta. Hari kedua, dari Kuta menuju dealer Suzuki di Jalan Teuku Umar Barat. Peserta test drive kali diberi kebebasan untuk memilih jalan yang akan dilalui sehinga jarak tempuh setiap kendaraan yang terekam di odometer berbeda-beda.

    Test drive ini diikuti 10 mobil All New Suzuki Ertiga bertransmisi otomatis dan manual. Masing-masing mobil diisi 4 penumpang. Dalam test drive kali ini, tombol AC dan tutup tangki bensin disegel. Artinya, selama test drive dan berkendara, AC akan terus menyala dan tidak diperkenankan membuka segel tutup bensin. “Kami memberikan tantangan pengujian mobil All New Suzuki Ertiga ini seperti penggunaan sehari-hari,” ujar Harold.

    Baca: All New Suzuki Ertiga Segera Diekspor ke 20 Negara

    Tempo kebagian mobil tipe tertinggi (GX) bertransmisi otomatis. Dari Kuta, peserta test drive menuju Pantai Pandawa dengan jarak tempuh sekitar 18 kilometer.

    Seperti digambarkan sebelumnya, Kuta merupakan kawasan yang padat lalu lintasnya. Begitu keluar dari hotel di Kuta, mobil langsung padat merayap dengan kecepatan 5-10 kilometer per jam. Masuk Jalan Raya By Pass Ngurah Rai situasinya sedikit lebih lancar. Mobil dapat digeber dengan kecepatan di atas 60 kilometer per jam.

    Kecepatan rata-rata saat perjalanan antara 60-80 kilometer per jam. Dalam perjalanan ini, Tempo sengaja menjaga kecepatan tak lebih dari 100 kilometer per jam karena konsep test drive kali ini adalah untuk merasakan kenyamanan sebuah mobil bersama keluarga.

    All New Suzuki Ertiga, Bali, 29 Juni 2018.

    Jalur menuju Pantai Pandawa bisa dikatakan cukup mulus. Hanya saja jalur ini terdiri dari tanjakan yang lumayan terjal. Tantangannya adalah, bagaimana menjaga rpm mobil ini stabil di angka 1.500 rpm dengan laju yang ringan. All New Suzuki Ertiga dibekali dengan mesin bensin 1.5L empat silinder 16 katup dengan kode K15B. Mesin berkubikasi 1.462 cc ini mampu menghasilkan tenaga 77 kW pada 6.000 rpm dan torsi maksimum 138 Nm pada 4.400 rpm. Cukup responsif dan ringan meski mobil memuat 4 orang penumpang dewasa.

    Baca: 5 Pembaruan pada Desain Suzuki Ertiga 2018

    Dari Pantai Pandawa, kami menuju Garuda Wisnu Kencana. Jaraknya sekitar 9,4 kilometer dari Pantai Pandawa dengan kontur jalan yang hampir sama. Dari Garuda Wisnu Kencara, mobil melaju ke sebuah tempat wisata yang sedang populer di Bali, yakni Omnia Dayclub di kawasan Pecatu. Jaraknya sekitar 10 kilometer dengan kondisi jalan yang sempit, menanjak, dan banyak tikungan tajam.

    Menjelang malam, kami kembali pulang menuju hotel di Kuta. Jarak Omina – Kuta mencapai 31 kilometer melalui tol Mandara. Sama seperti saat berangkat di pagi hari, sore hari kawasan Kuta kembali padat merayap. Khususnya setelah keluar dari Tol Mandara, kemudian menuju hotel di Jalan Raya Kartika Plaza, Kuta. Esoknya, 29 Juni 2018, dari Kuta menuju dealer Suzuki di Jalan Raya Teuku Umar yang menjadi garis finish pengujian.

    All New Suzuki Ertiga, Bali, 29 Juni 2018.

    Berhubung peserta test diberi kebebasan memilih jalur yang akan dilalui, jarak tempu yang terekam di masing-masing kendaraan berbeda-beda. Dari 10 mobil dipilih dua mobil bertransmisi otomatis dan manual dengan jarak tempu terjauh namun paling irit bahan bakar.

    Baca: Suzuki Ertiga Sudah Dipesan 2.207 Unit per 15 Mei 2018

    Hasilnya, untuk transmisi manual konsumsinya mencapai 20,85 kilometer per liter dengan total jarak tempuh 101,9 kilometer. Sedangkan untuk transmisi otomatis, 23,15 kilometer per liter dengan jarak tempuh 85,7 kilometer. “Pengujian ini menggunakan metode full to full, jadi bukan berdasarkan pada angka rata-rata yang tercatat di meter cluster,” kata Harold.

    Liga irit All New Suzuki Ertiga di Bali, 28-29 Juni 2018. Tutup tangki bensi dan tombol AC disegel. TEMPO/Wawan Priyanto

    Menurut Harold, All New Suzuki Ertiga juga telah menjalani pengetesan konsumsi bahan bakar yang dilakukan oleh PT2MP dengan hasil 18,09 kilometer per liter (manual) dan 16,73 kilometer per liter.

    Harold menambahkan bahwa improvement yang dilakukan pada Suzuki Ertiga dengan platform baru HEARTECT mampu mengurangi bobot kendaraan lebih ringan 50 kilogram dibanding model sebelumnya. “Selain mesin baru yang lebih bertenaga dan hemat bahan bakar, platform HEARTECT inilah salah satu yang membuat konsumsi bahan bakar Suzuki Ertiga lebih hemat 3,3 persen dibanding model sebelumnya,” ujarnya.

    Suzuki Ertiga diluncurkan pada pameran otomotif Indonesia International Motor Show, April 2018. Model ini mengisi segmen kendaraan keluarga 7 penumpang, berhadapan dengan Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Honda Mobilio, Mitsubishi Xpander, dan Wuling Confero.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komposisi Utang Merpati Nusantara Airlines

    Asa bisnis Merpati Nusantara Airlines mengembang menyusul putusan Pengadilan Niaga Surabaya yang mengabulkan penundaan kewajiban pembayaran utang.