Setelah Jimny, Suzuki Siapkan Hustler Edisi Khusus: Imut

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Hustler model yang unik namun sangat cocok digunakan di perkotaan. Sumber: indianautosblog.com

    Suzuki Hustler model yang unik namun sangat cocok digunakan di perkotaan. Sumber: indianautosblog.com

    TEMPO.CO, JakartaSuzuki telah merilis Jimny terbaru untuk pasar domestik di Jepang. Kini, Suzuki juga telah menyiapkan Suzuki Hustler Tough Wild sebagai penyegaran dari the Suzuki Hustler J Style III and Suzuki Huster F Limited 2 yang dirilis pada April 2017. Terungkapnya perilisan ini, setelah Minkara Carview memunculkan brosur model khusus tersebut.

    Baca: Suzuki Siapkan Mobil City Car untuk Taksi di India, Ini Sosoknya

    Suzuki Hustler Tough Wild menampilkan warna dual-tone di mana atapnya, panel belakang, pegangan pintu dan ORVM berwarna hitam. Tulisan Hustler berada di atas grille, garnish bumper unik, logo "Tough Wild" di pintu belakang dan velg hitam 15-inci eksklusif.

    Sentuhan khusus di dalam miniwagon yang tinggi diantaranya panel instrumen bercahaya biru, stir kemudi dengan hiasan gunmetal dan pelapis khas. Dealer di Fukuyama Central menyebutkan tentang Dual Sensor Brake Support (DSBS) sebagai sistem penghentian tabrakan dan Kontrol AC otomatis dengan pembersih udara Nanoe.

    Suzuki Hustler biasa tersedia dengan mesin bensin tiga silinder R06A 660cc yang menghasilkan tenaga 52 PS dan torsi 63 Nm dan versi turbo dengan tenaga 64 PS dan torsi 95 Nm. Transmisinya mengandalkan CVT.

    Baca: Suzuki Swift Pakai Bodi Kit Zercon: Sporti dan Garang

    Menurut laporan dari car-report.jp, Suzuki Hustler akan dijual dengan JPY14,87,160 (2WD) atau sekitar Rp 190 juta / JPY 16,13,520 (4WD) atau sekitar Rp 206 juta. Pilihan warna eksterior akan mencakup Off Blue Metallic, Baja Perak Metalik, Phoenix Red Pearl, Brisk Blue Metallic, dan Active Yellow.

    INDIANA AUTOSBLOG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.