Rabu, 17 Oktober 2018

Rheza dan Mario Gagal Finis, Keduanya Kuasai Klasemen ARRC

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rheza Danica dan Mario Suryo Aji serta Rey Ratukore menguasai podium juara balap motor ARRC AP250 India. (ARRC)

    Rheza Danica dan Mario Suryo Aji serta Rey Ratukore menguasai podium juara balap motor ARRC AP250 India. (ARRC)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap muda Astra Honda Racing Team (AHRT), Rheza Danica Ahrens dan Mario Suryo Aju menyelesaikan balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) menguasai podium pada race pertama dan gagal meraih poin di race kedua Asia Production 250. Seusai menuntaskan balapan seri keempat, Rheza dan Mario masih dominasi klasemen sementara posisi 1 dan 2. Rheza bertengger di posisi pertama dengan poin 148 disusul oleh Mario di posisi kedua dengan raihan poin 122 dan Awhin di posisi 6 dengan poin 72.

    Pada balapan pertama kelas AP250 Sabtu 4 Agustus 2018, pertarungan sangat sengit mewarnai jalannya balapan tepat setelah tanda start balapan dimulai. Hal ini terlihat dari semakin agresifnya pembalap-pembalap lain yang menyebabkan Rheza dan Mario harus terpukul ke posisi belakang. Akan tetapi, dalam waktu singkat kedua pebalap ini berhasil memutar keadaan dan memimpin jalannya balap, bahkan aksi saling menyalip terjadi diantara keduanya. Balapan berakhir dengan Rheza finish di posisi pertama, disusul oleh Mario di posisi kedua dan Awhin yang berhasil menyelesaikan balapan di posisi kelima.

    Baca: ARRC AP250 India: Rafid Topan Juara, Duo Astra Honda Tersungkur

    Pada balapan kedua, ketiga pembalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM) ini kembali melanjutkan kegigihan mereka dalam bertarung memperebutkan podium. Awhin yang memulai jalannya balap di posisi ke-15 mampu menunjukkan skill balap yang mumpuni dan mencetak posisi ke-7 di garis finis. Hasil kurang beruntung dialami oleh Mario pada balapan kedua ini. Mario terjatuh saat berusaha maju ke depan di lap ketiga sehingga tidak dapat melanjutkan balapan.

    Sementara itu, Rheza yang sempat berada pada posisi 6 di awal balapan terus mengejar pebalap di depannya hingga berhasil memimpin jalanannya balapan di posisi pertama. Namun Rheza kehilangan kendali di tikungan sehingga mengalami insiden low side di lap keempat dan tertinggal jauh dari group depan. Putera Yogyakarta ini tak mau menyerah begitu saja. Rheza bangkit dan langsung memacu kembali motor Honda CBR250RR di lintasan balap hingga finish di posisi 17.

    “Saya senang balapan pertama dapat meraih podium pertama untuk Indonesia. Namun saya kurang beruntung di balapan kedua, meskipun sudah memimpin di posisi terdepan. Mohon dukungan dan doanya agar di seri Sentul pada Oktober mendatang saya dapat mempersembahkan podium tertinggi di depan pendukung Tanah Air,” ujar Rheza.

    Baca: Indonesia Sapu Bersih Podium Juara Balap Motor ARRC AP250 India

    General Manager Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan hasil positif yang didapatkan oleh para pebalap di seri keempat ARRC ini merupakan hasil kerja keras dan semangat juang yang tinggi, meskipun banyak juga pelajaran berharga yang dapat memacu mereka untuk lebih baik lagi di seri berikutnya. “Para pembalap muda ini mendapatkan banyak pelajaran berharga selama balapan beberapa seri ARRC sampai tengah musim ini,” ujar Indra.

    Seri ARRC selanjutnya akan dilaksanakan di Sentul International Circuit di Jakarta, Indonesia pada Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.