Selasa, 25 September 2018

Menjinakkan Si Liar Mercedes-AMG GT C 549 Daya Kuda

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mercedes-AMG GT C saat Dream Cars Collection Media Drive di Pahang, Kuantan, Malaysia, 28-29 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mercedes-AMG GT C saat Dream Cars Collection Media Drive di Pahang, Kuantan, Malaysia, 28-29 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Coupe sport merah itu tampak berkilauan ditimpa cahaya matahari di Pantai Cherating, Pahang, Malaysia, Selasa lalu. Grille yang didominasi garis vertikal besar berwarna matte berpadu dengan bumper dengan lekukan tajam seperti bibir yang menyeringai membuat penampilan mobil ini garang. Lekukan di bonnet hingga garis bodi yang memanjang hingga ke belakang memperkuat kesan maskulin. Gagah, penuh dengan otot.

    Impresi akan kendaraan yang gagah melekat saat Tempo pertama kali melihat Mercedes-AMG GT C, varian terbaru seri sedan sport AMG GT. Lahir dengan desain roadster dan coupe alias sedan dua penumpang, AMG GT C siap bersaing dengan Porsche 911, Jaguar F Type Coupe R, serta Chevrolet Corvette.

    Baca: Mercedes-AMG GT C Sudah Bisa Dipesan, Ini Perkiraan Harganya

    Tempo dan beberapa media lain mendapat kesempatan menjajal performa Mercedes-AMG GT C Coupe (atap tertutup) di pesisir Pantai Cherating. Mercedes-AMG GT C merupakan satu dari 10 model yang tampil dalam Mercedes-Benz Dream Cars Media Drive di Malaysia, 28–29 Agustus 2018. Model-model lain yang juga sempat diuji Tempo adalah Mercedes CLS 450, C 300 Cabriolet, C 43 CKD, C 250 Coupe AMG Line, S 560 Cabriolet, GLC 43 CKD, dan E 63 Sedan. 

    Namun nyaris tak ada menyamai impresi AMG GT C. Saat mesinnya dinyalakan, raungan mesin khas V8 yang menggelegar terasa dahsyat. Tenaganya pun tak main-main. Ketika Tempo menginjak gas dalam-dalam, sensasi tarikan mesin M178 V8 4.000 cc biturbonya membuat kepala seperti ditarik dari belakang.

    Simak videonya: 


    Dengan tenaga 549 daya kuda dan torsi 680 Newton meter, AMG GT C perlu 3,7 detik untuk melesat pada rentang kecepatan 0–100 kilometer per jam. Tenaga mulai terasa pada putaran mesin 5.750 hingga 6.750 rotasi per menit. Jika dibandingkan dengan varian GT S, tenaga dan torsi AMG GT C lebih besar. Namun ini masih kalah sedikit daripada AMG GT R yang perlu waktu sprint (0–100 kilometer per jam) 3,6 detik.

    Tenaga dan torsi besar ini disalurkan ke roda penggerak belakang melalui transmisi otomatis tujuh percepatan AMG Speedshift 7G-DTC. GT C juga memiliki fitur 4 wheel steering, sehingga keempat roda berputar bersama dengan roda kemudi.

    Baca: Mercedes-AMG GT C Bisa Dipesan, Ini Jadwal Pengirimannya

    Dengan tenaga sebesar itu, Mercedes membekali fitur canggih untuk mengontrolnya. Fitur itu adalah mode berkendara yang tombolnya terletak di konsol tengah. Terdapat tiga mode berkendara yang dapat dipilih pengemudi, yakni Comfort, Sport dan Sport +, dan RACE. Untuk penggunaan sehari-hari, cukup putar mode berkendara ke pilihan Comfort.

    Keunggulan lain pada varian ini adalah suspensi sport AMG Ride Control yang diklaim mampu menawarkan variabel gaya mengemudi tanpa batas.

    Pengalaman menegangkan adalah saat mode mengemudi diubah ke mode RACE, dan fitur pengontrol traksi dimatikan. Saat pedal gas diinjak dalam-dalam, terasa sekali ban belakang spin lebih cepat dengan suara mendecit. 

    Sama seperti varian GT R, mobil ini memiliki ground clearance dan jok kursi rendah, membuat pengemudi merasa lebih dekat dengan permukaan aspal. Di bagian kaki-kaki, Mercedes-AMG GT C ditopang ban berukuran lebar 265/35 R 19 (depan) dan 305/30 R 20 (belakang). Ban ini melekat pada pelek 9.0 J x 19 (depan) dan 12.0 J x 20 (belakang). 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Karen Agustiawan Ditahan Karena Akuisisi Pertamina di Blok BMG

    Kejaksaan Agung menahan mantan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan terkait kasus dugaan korupsi investigasi Pertamina berupa akuisisi aset BMG.