Honda PCX Electric Segera Dipasarkan di Asia Tenggara

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PCX Electric di IMOS 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    PCX Electric di IMOS 2018. TEMPO/Wisnu Andebar

    TEMPO.CO, Jakarta - Honda mengumumkan akan segera memasarkan motor matic Honda PCX Electric di Asia Tenggara, dengan penjualan untuk pelanggan bisnis maupun perorangan diawali dari Filipina.

    Tidak seperti model-model lainnya, PCX Electric ini dipasarkan dengan skema penjualan sewa baik untuk pelanggan bisnis maupun perorangan.

    PCX Electric dikembangkan berdasarkan PCX yang populer berdesain stylish, dengan mesin yang lebih ramah lingkungan berkat unit daya listrik kompak baru yang dikembangkan Honda, kata Honda dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu, 9 Desember 2018.

    Baca: Skuter Honda PCX Electric Mulai Disewakan di Tokyo

    Honda mengatakan, motor listrik PCX ini menggunakan Struktur Interior Permanen Magnet (IPM) yang menyediakan torsi yang cukup dari revs rendah, mewujudkan kinerja akselerasi dan menanjak yang kuat dan halus.

    Dengan baterai listrik yang digendongnya, PCX Electric, yang menyasar pengguna perkotaan dan butuh kenyamanan, mampu menempuh perjalanan 41km untuk satu kali isi daya baterai penuh.

    Baterai PCX Electric bisa diisi daya dengan menggunakan konektor yang sudah disediakan atau dengan charger eksternal opsional.

    Sepeda motor dengan kapasitas 125cc ini akan disewakan di resor wisata di distrik Tokyo mulai musim semi 2019, dengan penggunaan akan terus dipantau Honda guna mendapatkan banyak masukan dari konsumen.

    Baca: Honda PCX Electric Akan Dijual di Thailand 2018, Kapan Indonesia?

    Kendaraan listrik yang dilengkapi dengan baterai berkapasitas total 96V yang terbagi dalam dua baterai lithium-ion 48V high-energy ini akan diproduksi untuk pasar domestik dalam jumlah 250 unit setahun. Masih sangat terbatas.

    Untuk satu kali pengisian daya, baterai PCX Electric membutuhkan waktu enam jam untuk terisi penuh saat terhubung dengan kendaraan, sementara jika diisi dengan charger opsional—dengan baterai dicopot dari kendaraan—akan memakan waktu sekitar empat jam.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.