Chevrolet Trax 2020 Lampu Tajam, Agresif, Desain Lebih Berotot

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teaser Chevrolet Trax. Sumber: carscoops.com

    Teaser Chevrolet Trax. Sumber: carscoops.com

    TEMPO.CO, Jakarta - General Motors telah menggunakan acara Hari Pasar Modal untuk diam-diam meluncurkan teaser crossover baru dari Chevrolet. Tampak seperti baby Blazer, model ini memiliki gril ramping yang berada di atas air intake yang besar. Di kedua sisi ada lampu depan ramping dengan lampu daytime running LED yang terintegrasi.

    Baca: SUV Chevrolet FNR Carry Concept Mirip Mitsubishi Xpander

    Bergerak ke belakang, model ini memiliki fender depan yang khas yang menampilkan desain 'kurva tersembunyi' yang sama dengan Chevrolet Silverado 2019. Crossover ini juga memiliki garis bahu menyapu ke atas yang meniru rumah kaca yang dinamis. Fitur stylist lainnya atap miring dan spion yang ramping.

    Sementara GM tidak menyebutkan crossover baru tersebut, namun diindikasikan adalah Chevrolet Trax 2020. Sebuah prototipe disamarkan terlihat musim semi lalu dan tampaknya model produksi akan lebih agresif.

    Sedikit yang diketahui tentang Trax pada saat ini, tetapi kabarnya crossover akan naik pada platform Vehicle Set Strategy (VSS) baru. Platform ini diharapkan untuk menggantikan arsitektur Gamma II yang menua dan Buick Encore generasi baru serta crossover kompak baru dari GMC yang bisa disebut Granite.

    Baca: Chevrolet Trax 2019 Kabin Nyaman, Tenaga Mesin Pas-pasan

    Trax saat ini menggunakan mesin empat silinder 1.4 liter turbocharged yang menghasilkan tenaga 138 hp (103 kW / 140 PS) dan torsi 148 lb-ft (200 Nm). Dikombinasikan dengan transmisi otomatis enam kecepatan yang dapat mengirim daya ke sistem penggerak semua roda. Untuk mobil baru, kabarnya tetap dengan mesin sama namun keluaran tenaga lebih besar. Ada juga menyebutkan transmisi yang dipakai 8 percepatan.

    CARSCOOPS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.