200 Migo e-Bike Station Tersebar di Jakarta, Diincar Para Pekerja

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penduduk mengendarai Migo e-Bike saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2018. Menurut Manager Operasional Migo e-Bike Alice, untuk menyewa Migo e-Bike, pengendara cukup membayar Rp 3.000 per 30 menit. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Penduduk mengendarai Migo e-Bike saat Car Free Day di Bundaran HI, Jakarta, Ahad, 30 Desember 2018. Menurut Manager Operasional Migo e-Bike Alice, untuk menyewa Migo e-Bike, pengendara cukup membayar Rp 3.000 per 30 menit. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebelum meramaikan jalan Ibu Kota, layanan penyewaan sepeda listrik Migo e-Bike berbasis aplikasi ini sudah lebih dulu mengaspal di Surabaya. Menurut Rama, petugas Migo Station Duren Tiga, Jakarta Selatan, saat ini di Jakarta sudah tersedia 200 Migo Station.

     

     "Total Migo Station sudah 200 di seluruh Jakarta. Sedangkan per harinya Migo Station Duren Tiga ini biasa menyewakan 6 hingga 10 sepeda listrik," ujarnya kepada Tempo di Migo Station Duren Tiga pada Senin, 25 Februari 2019.

    Baca: Sensasi Menjajal Migo e-Bike, Bisa Ngebut hingga 45 Km/Jam

    Menurutnya, jam paling ramai orang menyewa Migo adalah saat pagi dan sore hari. Pagi mulai jam 7.00 hingga jam 9.00 dan sore mulai jam 17.00 hingga malam.

    "Pagi rata-rata orang yang datang ingin berangkat kerja. Jadi, para pekerja bisa lihat mana station yang terdekat dari rumah dan tempat kerja," ujarnya.

    Adapula anak sekolah yang menyewa Migo, tapi tak jarang Rama memeriksa dahulu KTP karena minimal harus 17 tahun. "Kalau dibawah 17 tahun saya tidak mengizinkan karena memang ketentuannya seperti itu," kata dia.

    Baca: Ini Alasan Migo e-Bike Disarankan Tak Dipakai Berboncengan

    Untuk anak sekolah, lanjut dia, dikhawatirkan mengabaikan aturan karena masih di bawah umur. "Karena ini bukan sepeda motor, maka kita menganjurkan satu Migo e-Bike hanya boleh dipakai satu orang dan helm pun hanya satu. Tapi banyak juga yang boncengan, lalu yang dibonceng tidak pakai helm," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.