Selain Alat Berat, Kobexindo Tractors Tbk Mulai Garap Pasar Truk

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Truk Foton. (Foton Motors)

    Truk Foton. (Foton Motors)

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kobexindo Tractors Tbk atau KOBX melalui anak perusahan PT Kobexindo Foton Indonesia, menandatangani perjanjian kerjasama dengan FOTON Truck, Cina. Lewat perjanjian tersebut maka Kobexindo akan menjadi distributor eksklusif FOTON Trucks di Indonesia untuk menggarap segmen pasar on-road trucks di Indonesia.

    Baca: Mitsubishi Fuso Ingin Kuasai Pasar Truk di Indonesia

    “Ini merupakan salah-satu strategi diversifikasi Kobexindo di luar penjualan unit alat berat pertambangan dengan menggarap pasar on-road trucks di Indonesia. Melalui produk-produk unggulan FOTON, kami akan memenuhi permintaan on-road truck yang terus meningkat seiring dengan realisasi dan prioritas pemerintah dalam pembangunan infrastruktur khususnya jalan tol,” kata Humas Soputro, Presiden Direktur PT Kobexindo Tractors Tbk melalui keterangan tertulisnya, Selasa 16 April 2019.

    Dengan kemitraan ini, PT Kobexindo Foton Indonesia sebagai exclusive dealer untuk truk FOTON di Indonesia, bertanggung jawab atas pelayanan purna jual dari sisi kesediaan suku cadang dan jasa perawatan (services & maintenance).

    Untuk tahap awal, Kobexindo akan memasarkan truk CBU yang di produksi dari Beijing Foton Daimler Automotive di Cina untuk truk on-road seperti prime mover, dump truck dan mixer trucks. Produk ini akan mencakup segmen pasar logistik dan konstruksi.

    “Nantinya Kobexindo bersama FOTON secara bersama-sama akan membangun jaringan distribusi untuk mencakup seluruh area di Indonesia. Untuk tahap awal kami akan prioritaskan di Pulau Jawa dan Sumatra seiring dengan pembangunan infrastruktur dan jalan tol,” ujar Humas Soputro.

    Baca: Bersaing di Pasar Truk Ringan, UD Trucks Luncurkan Kuzer RKE 150

    Sepanjang 2018, Kobexindo berhasil membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 35,6 persen yakni US$ 101,50 juta yang dikontribusikan oleh keempat segmen bisnisnya yakni segmen penjualan unit alat berat yang berkontribusi 77,55 persen terhadap total pendapatan atau sekitar US$78,71 juta. Kemudian, segmen penjualan suku cadang yang berkontribusi sebesar 14,21 persen dengan penjualan sebesar US$14,42 juta. Selanjutnya, segmen jasa perbaikan tercatat sebesar 4,25 persen atau senilai US$ 4,32 juta dan segmen pendapatan sewa alat berat yang berkontribusi sebesar 3,25 persen atau menyumbangkan pendapatan sebesar US$3,30 juta dan segmen sewa bangunan yang berkontribusi sebesar 0,74 persen.

    Pada segmen penjualan suku cadang berhasil tumbuh 132 persen ketimbang periode yang sama tahun 2017 lalu. Pertumbuhan ini merupakan buah strategi Perseroan yang memacu pertumbuhan segmen bisnis yang tidak terkait tambang.

    Segmen ini tumbuh berkat penjualan suku cadang dan perbaikan (maintenance) kendaraan niaga yang dilakukan oleh entitas anak Perseroan. “Kobexindo akan mempertahankan momentum pertumbuhan di semua segmen bisnis. Kami akan mengoptimalkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dari model bisnis yang kami miliki, termasuk yang tidak terkait dengan sektor tambang," ujar Humas Soputro.

    Baca: Mercedes-Benz Mulai Garap Pasar Truk di Institusi Pemerintahan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.