Bagian Ini Kerap Bermasalah pada Honda Civic Estilo

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Honda Estilo milik Dito keluaran 1995 dengan warna kuning. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Honda Estilo milik Dito keluaran 1995 dengan warna kuning. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Jakarta - Honda Civic Estilo sebenarnya bukanlah jenis mobil yang suka rewel alias sedikit sedikit mengalami kerusakan dan dibawa ke bengkel. Sedan hatchback 1.600 cc keluaran tahun 1992-1995 itu jika dirawat dengan baik, masih merupakan mobil tangguh yang masih moncer dibawa mengarungi medan apapun.

    Baca: Ini Kondisi Honda Estilo Dicari Kolektor, Harga Bisa Rp 500 Juta

    "Sebenarnya, bukan Estilo nya yang rewel, tapi pemiliknya biasanya suka gatal dikit-dikit ke bengkel mendandani hehe," ujar pecinta Estilo yang juga Wakil Ketua Umum Indonesian Civic Estilo (ICE), Pramudita alias Dito kepada Tempo di Yogyakarta Senin 22 April 2019.

    Mesin Honda Civic Estilo. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Dito mengakui, Estilo miliknya pun jika dibawa keluar rumah, sekitar 80 persen waktunya dihabiskan ke bengkel sekedar untuk berdandan agar mobil dua pintu itu terlihat tambah cantik. Lalu sisanya 20 persen dipakai untuk jalan jalan sendirian atau sekedar kopi darat bareng komunitasnya di dekat kawasan Tugu Yogya.

    Estilo kuning metalik milik pria yang sehari hari bekerja di bagian administrasi keuangan Pemerintah DIY itu juga hampir tak pernah dipakai sebagai kendaraan pulang pergi kerja. Ayah dua anak itu memilih memakai kendaraan lain dan membiarkan Estilonya nongkrong di garasi.

    Baca: Ditukar Jazz Baru, Honda Civic Estilo Ini Tak Dilepas

    Dito menuturkan, permasalahan yang sering terjadi pada Estilo itu meliputi beberapa hal. Salah satu yang paling sering bermasalah tak lain bagian baut pulley kruk as yang sangat rentan patah atau rompal. Parahnya, kerentanan ini berlaku untuk spare part orisinil maupun bukan.

    Dito menuturkan lemahnya pulley kruk as ini rentan lepas atau patah karena bagian itu menanggung beban berat dari sejumlah bagian seperti pulley air conditioner (AC) juga alternator.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.