Asal Mula RSV Helmet Buatan Lokal Tapi Pakai Logo Bendera Italia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • RSV Helmet membuka toko di dalam dealer Kawasaki Central Alexindo, Bekasi Barat. TEMPO/Eko Ari Wibowi

    RSV Helmet membuka toko di dalam dealer Kawasaki Central Alexindo, Bekasi Barat. TEMPO/Eko Ari Wibowi

    TEMPO.CO, Jakarta - RSV Helmet kini meramaikan persaingan helm berkualitas di dalam negeri. Helm buatan Bandung ini makin beken dengan tampilan desain yang modis, grafis yang sporty dan keunggulan lainnya adalah ringan dibandingkan kompetitor dengan harga selevel. Anehnya pada logo RSV Helmet ada gambar bendera Italia bukan bendera merah putih. Lantas, apakah penggunaan bendera Italia itu menunjukkan pemiliknya tidak nasionalis?

    Baca Juga: RSV Helmet Kerjasama Buka Store di Dealer Kawasaki

    Salah satu owner RSV Helmet Ilham Pratama angkat bicara. Ia berkisah bahwa penggunaan gambar bendera Italia bukan urusan soal nasionalisme. Pria yang awalnya berbisnis repaint helm ini mengatakan sempat kebingungan mencari nama untuk brand helmnya. Saat itu, ia mencari nama yang mudah diingat dan gampang dikenal. "Nama RSV diambil dari motor saya (Aprilia) RSV4 yang gampang dibaca. Sedangkan pakai bendera Italia karena motor ini berasal dari Italia," ujarnya saat peluncuran store di dealer Kawasaki Central Alexindo, Bekasi Barat, Minggu 23 Juni 2019.

    Helm RSV menjalin kerjasama dengan Dealer Kawasaki di Bekasi Barat lewat pembukaan store di dalam dealer.

    Apalagi dengan brand yang gampang diingat juga memudahkan RSV Helmet penetrasi ke pasar ekspor. Hal ini terbukti, RSV Helmet telah mulai masuk di pasar Filipina. Ia pun tidak khawatir dengan merek yang dia pakai berasal dari Italia. RSV Helmet telah dipatenkan sejak 2016. "Adanya bendera Italia juga tidak apa-apa karena motornya kan juga dari sana," ujarnya.

    Pemilik perusahaan RSV Helmet lainnya, Ricard Ryan mengatakan penggunaan bendera Italia juga agar konsumen lebih 'ngeh' atau menarik perhatian konsumen. Ia mengungkapkan selama ini banyak persepsi di masyarakat bahwa produk buatan lokal itu dipandang jelek dibandingkan produk luar. "Yang penting konsumen itu pegang dulu barangnya. Setelah pegang, ia tahu kualitasnya bukan abal-abal lolos SNI," ujarnya.

    Baca Juga: Gandeng RSV Helmet, Applecoast Meluncurkan Applecoast Motowear

    Setelah tiga tahun, menggarap pasar lokal terbukti penetrasi cukup sukses. Penjualan RSV Helmet cukup menjanjikan bahkan bisa masuk pasar ekspor. Adapun desainer RSV Helmet Dani mengatakan gambar bendera Italia bukan sekadar soal menarik konsumen namun memiliki makna. "Warna hijau mengambarkan tanah pasundan, warna putih dinamis dan warna merah menunjukkan kami siap bersaing," ujarnya.

    Soal tudingan nasionalis, Ricard mengungkapkan berencana mengganti bendera Italia. "Mungkin kita akan ganti tapi masih kita pikirkan," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.