80 Persen Penjualan Mobil BMW Indonesia Ditopang Jabodetabek

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • BMW Group Indonesia menggelar kegiatan BMW Driving Experience untuk dua produk anyarnya BMW 330i M Sport plus BMW X7. Kegiatan ini dimulai di kota Surabaya dan akan berakhir di Bali, 2-4 September 2019.

    BMW Group Indonesia menggelar kegiatan BMW Driving Experience untuk dua produk anyarnya BMW 330i M Sport plus BMW X7. Kegiatan ini dimulai di kota Surabaya dan akan berakhir di Bali, 2-4 September 2019.

    TEMPO.CO, Denpasar - Sebagai salah satu pabrikan mobil premium di tanah air, BMW Group Indonesia masih mengandalkan pangsa di Jabodetabek. Director of Communication BMW Group Indonesia, Jodie O'Tania juga membenarkan hal tersebut.

    "Lebih dari 80 persen penjualan BMW itu memang Jabodetabek," ujar Jodie kepada Tempo, Selasa, 3 September 2019.

    Namun, lanjut Jodie, saat ini BMW Indonesia mulai membidik sejumlah wilayah potensial lainnya di Indonesia. Seperti Surabaya, Bandung, dan Medan. Beberapa kota tersebut disebut Jodie, sebagai penopang penjualan BMW di tanah air.

    "Seperti kemarin kita melakukan peluncuran seri 3 di Surabaya. Kita sudah mengarah ke sana," ujar dia.

    Sementara untuk Bali, wilayah yang dikenal sebagai destinasi wisata Internasional ini juga diklaim sebagai penyumbang penjualan BMW di Indonesia. "Kalau untuk Bali, kita juga dealer dan permintaan pun juga semakin meningkat,"ucap dia.

    Adapun tulang penjualan BMW Indonesia tak lain adalah BMW seri 3. Tak berbeda jauh dengan pasar global yang juga mengandalkan mobil yang saat ini sudah masuk ke generasi ketujuh. Total penjualan secara global, dari sejak pertama kali diluncurkan pada 1975 sudah mencapai 15 juta unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Uji Praktik SIM dengan Sistem Elekronik atau e-Drives

    Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan uji praktik SIM dengan sistem baru, yaitu electronic driving test system atau disebut juga e-Drives.