Tips Merawat Mesin Turbo Agar Tetap Awet, Simak Langkahnya

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tampak mesin mobil Isuzu mu-X keluaran terbaru saat peluncuran di Jakarta, 2 Agustus 2017. Semua varian baik 4x2 dan 4x4 mengadopsi mesin yang sama. Tempo/Tony Hartawan

    Tampak mesin mobil Isuzu mu-X keluaran terbaru saat peluncuran di Jakarta, 2 Agustus 2017. Semua varian baik 4x2 dan 4x4 mengadopsi mesin yang sama. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penggunaan turbo pada mesin mobil bukan lagi barang baru. Namun tak sedikit juga orang masih sering salah kaprah terkait bagaimana semestinya merawat turbo agar tetap awet. Tips merawat mesin turbo ini dapat dilakukan dengan mudah. 

    "Yang jarang diperhatikan itu, setelah jalan jauh," ujar Technical Advisor Isuzu Astra, Indarto, Kamis, 14 November 2019.

    Setelah bepergian jauh, mesin dan turbo mobil sebaiknya jangan langsung dimatikan. Alasannya, bisa membuat turbo lecet alias rusak akibat terputusnya air pendingin ke turbo. Adapun jarak waktu yang disarankan sekitar satu menit.

    "Jaraknya sekitar 30 sampai 60 detik. Diamkan sebentar supaya putarannya enak sebelum dimatikan," ujarnya.

    Indarto tak menampik bahwa hal tersebut masih sering dijumpai. Oleh karena itu, perlu adanya pembelajaran khususnya kepada konsumen. Adapun dampak yang timbul ketika pengemudi sering mematikan mesin mobil turbo secara mendadak.

    "Turbo itu ada suplai olinya juga. Kalau mesinnnya berhenti mendadak atau dimatikan, maka berpotensi membuat aus," ujar mekanik yang pernah menjadi juara pertama di Jepang tersebut.

    "Olinya bisa keluar atau tersedot, jadi bisa rusak beberapa komponen di dalam turbo," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Mereka Boleh Tetap Bekerja Saat DKI Jakarta Berstatus PSBB

    PSBB di Jakarta dilaksanakan selama empatbelas hari dan dapat diperpanjang. Meski demikian, ada juga beberapa bidang yang mendapat pengecualian.