Motor Retro Suzuki Katana 150 Tampang Bengis, Lahir Tahun Depan?

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Katana 150 yang disebut-sebut akan hadir tahun depan. Sumber: young-machine.com

    Suzuki Katana 150 yang disebut-sebut akan hadir tahun depan. Sumber: young-machine.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa tidak kenal dengan Suzuki Katana salah satu motor legendaris di era 1980-an. Motor ini unik dengan desain khas di era 1981 yaitu bodi mengkotak mulai dari headlamp hingga lampu belakang. Pada 2019, Suzuki Jepang menghadirkan kembali motor legenda GSX-1100S Katana dengan mesin baru Suzuki GSX1000. Motor ini sempat dipajang saat gelaran Jakarta Fair 2019.

    Tak berhenti di situ, Suzuki dikabarkan oleh media Jepang Young Machine akan menghadirkan varian ini dalam mesin yang lebih kecil pada 2020. Yaitu Suzuki Katana 125R untuk pasar Eropa dan kemungkinan hadirnya Suzuki Katana 150R di kawasan Asia. Rekaan model Suzuki Katana tersebut memiliki kemiripan dengan varian mogenya.

    Suzuki GSX-R150 warna baru meluncur di PRJ 2019. 24 Mei 2019. (Suzuki)

    Menurut penjelasan beberapa sumber, Suzuki Katana 125R hadir merupakan kerjasama Suzuki dan produsen knalpot aftemarket ternama, Yoshimura. Kolaborasi Suzuki dan Yoshimura memang sangat dekat, beberapa kali keduanya terlibat dalam dunia balap. Ada juga edisi khusus yang dibuat Yoshimura untuk Suzuki.

    Katana 125R menggunakan model GSX-S125 yang berdesain naked bike mengandalkan mesin silnder tunggal 125cc bertenaga 14.7hp pada 10,000rpm dan torsi 11.5Nm @ 8,000rpm. GSX-S125 populer di Eropa, sedangkan di Asia mengandalkan mesin 150cc yang menghasilkan tenaga hingga 19 hp.

    Jika desas-desus itu benar, Suzuki bakal memperkenalkan Katana 125R tahun depan pada ajang Pameran Motor di Tokyo, Intermot atau EICMA di Italia. Apabila Katana 125R hadir maka kemungkinan besar varian 150 juga hadir karena mesin Suzuki 125 dan 150 dibuat di Indonesia dan diekspor ke Eropa.

    YOUNG MACHINE | PANDU LAJU 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara