Geely Mulai Pasarkan Mobil Online Sekaligus Delivery ke Rumah

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peluncuran Geely Geometry. (Carscoope)

    Peluncuran Geely Geometry. (Carscoope)

    TEMPO.CO, JakartaGeely, produsen mobil asal Cina memperkenalkan layanan pembelian mobil secara online sekaligus delivery sampai garasi rumah konsumen. Sehingga Geely menjadi produsen yang menjual produk mobil tanpa mengharuskan konsumen mengunjungi diler.

     

    Perusahaan juga menawarkan layanan tambahan seperti lisensi dan asuransi sebagai bagian dari layanannya, dengan pelanggan dapat memilih dari beberapa penyedia pembiayaan dan asuransi. Yang beredar saat ini kebanyakan adalah layanan pembelian mobil secara online untuk pihak ketiga.

    Geely sebelumnya berkolaborasi dengan platform penjualan online pihak ketiga, tetapi mengklaim bahwa sejak meluncurkan layanannya sendiri, Geely telah mengalami pertumbuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pesanan online dalam minggu pertama meningkat 5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara arahan penjualan dari situs webnya lebih dari 75 kali lipat.

    Semua model Geely, termasuk MPV Jiaji dan Boyue Pro, ditawarkan untuk pembelian online dan pengiriman ke rumah. Produsen mobil itu mengatakan mereka berharap untuk memperluas layanan untuk memasukkan koleksi rumah dan kantor dan pengiriman untuk servis dan pemeliharaan.

    Pengenalan platform pembelian dan pengiriman mobil online penuh telah meningkat sejak wabah coronavirus menyebar, karena karantina dan pembatasan berpergian telah sangat berdampak pada penjualan mobil. Industri melaporkan penurunan 18 persen pada Januari, defisit yang melebar ke 92 persen besar-besaran pada paruh pertama Februari di pasar Cina.

    PAULTAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.