Bandara Baru Yogya Jadi Angin Segar Suzuki Genjot Penjualan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki XL7 mulai mengejar Ertiga soal penjualan di kawasan Yogya. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Suzuki XL7 mulai mengejar Ertiga soal penjualan di kawasan Yogya. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Bandara baru Yogyakarta International Airport (YIA) dijadwalkan beroperasi penuh 29 Maret 2020. Berbagai peluang usaha jasa bidang transportasi diprediksi melonjak seiring beroperasi resminya bandara yang berada di Kabupaten Kulon Progo. Mulai dari taksi online hingga layanan logistik.

    Melihat situasi jelang operasional bandara baru Yogya itu, PT Sumber Baru Aneka Motor selaku dealer utama Suzuki di wilayah DI Yogyakarta, Kedu, dan Banyumas tak tinggal diam.

    Sejumlah program promo digeber guna mengerek penjualan khususnya untuk seri seri pick up dan passenger. "Bandara baru Yogya akan sangat membantu peningkatan penjualan unit," ujar General Manager PT Sumber Baru Mobil Rizki Indriananta kepada Tempo Sabtu 14 Maret 2020.

    Rizki menjelaskan salah satu efek dari beroperasinya bandara baru YIA jelas tumbuhnya perekonomian di wilayah perbatasan DIY Jawa Tengah itu. Namun ia melihat kecenderungan, sektor yang kelak bakal menggeliat di sekitar bandara bukan sekedar usaha seperti logistik dan taksi online yang bisa dijalankan warga di area terdekat bandara itu. Melainkan berbagai usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayah DIY bakal juga kena imbas.

    Para perajin, produsen cinderamata, juga pelaku UMKM dari kabupaten DIY lain diprediksi akan menjadi pemasok utama di kawasan bandara.

    "Tentu saja untuk angkutan produk produk kerajinan, cinderamata, oleh oleh ke kawasan bandara itu bakal banyak kebutuhan armada angkut khususnya pick up," ujar Rizki.

    Pihaknya pun optimistis, pick up andalan Suzuki yakni Carry masih akan menjadi raja jalanan yang dilirik para pelaku industri usaha mikro kecil menengah di Yogya itu.

    Rizki yakin para pelaku UMKM lama di Yogya juga bakal tergerak untuk melakukan peremajaan armadanya menyambut peluang bisnis baru seiring beroperasinya bandara YIA Kulon Progo itu.

    Sehingga menurutnya peluncuran varian terbaru pick up Suzuki Carry Luxury di Yogya pertengahan Maret ini sangat pas momentumnya.

    "Rata rata penjualan Suzuki Carry perbulan 200-225 unit di wilayah DIY, Kedu, Banyumas. Dengan munculnya Carry Luxury ini kami optimis penjualan bisa lebih terdongkrak," ujarnya.

    Rizki menuturkan pihak agen tunggal pemegang merek atau ATPM telah memasang target penjualan unit 2020 ini pasar pick up Suzuki bisa menguasai 75 persen pasar. Jika pada 2019 silam market share itu sekitar 59 persen, pada 2020 ini pencapaian target market share bakal ditopang Carry Luxury.

    Tak sekedar pasang target, menyambut beroperasinya bandara baru itu Suzuki Yogya menggeber program promo. Khususnya seri pick up Suzuki Carry.

    Seperti untuk type New Carry PU FD dan New Carry PU WD pembeli akan mendapat hadiah berupa satu unit sepeda motor Suzuki GSX-R atau GSX-S ditambah hadiah telepon genggam Samsung Galaxy senilai Rp 30 juta.

    Adapun untuk type New Carry Luxury, pembeli akan mendapat hadiah berupa satu unit sepeda motor Suzuki GSX-S senilai Rp 24,5 juta.

    Ada pula promo uang muka ringan sebesar Rp 7,6 juta untuk pembelian New Carry 1.5 Flat Deck keluaran 2020. Tentu dengan hadiah juga berupa satu unit sepeda motor Suzuki GSX-R atau GSX-S ditambah hadiah telepon genggam Samsung Galaxy senilai Rp 30 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebijakan Lockdown Merupakan Kewenangan Pemerintah Pusat

    Presiden Joko Widodo menegaskan kebijakan lockdown merupakan wewenang pusat. Lockdown adalah salah satu jenis karantina dalam Undang-undang.