Ini Harga Suzuki Jimny Pikap yang Dijual di Selandia Baru

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Jimny pikap hasil modifikasi dealer. Sumber: creative311.com

    Suzuki Jimny pikap hasil modifikasi dealer. Sumber: creative311.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Dealer Suzuki Selandia Baru baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah meluncurkan Jimny dengan bak pikap menggunakan basis Suzuki Jimny Sierra yang baru. Pada awal prototipe, Jimny pikap ini menggunakan warna hijau tentara dengan kombinasi bak warna putih, tapi kini ada varian putih mutiara. Model pikap lebih digemari di negara di Benua Australia ini.

    Model basic adalah kelas entry level yang dilengkapi dengan lampu halogen dan velg besi yang setara dengan JL dalam spesifikasi Jepang, tetapi dilengkapi standar dengan high beam assistance dan dukungan rem sensor ganda, tanpa kontrol AC dan layar sentuh.

    Suzuki Jimny pikap hasil modifikasi dealer. Sumber: creative311.com

    Mesin mengandalkan kapasitas 1,5 L 4 silinder segaris dengan output maksimum 102ps dan torsi maksimum 130Nm. Sedangkan untuk transmisi, sepertinya hanya ada MT 5 kecepatan dan tidak ada pengaturan AT 4 kecepatan.

    Suzuki di Selandia baru menggunakan model dari Jimny generasi sebelumnya telah tersedia dari pabrik dalam konfigurasi pikap keluaran 1982-1990. Hanya saja Jimny yang baru tidak murah. Driven.nz mengatakan harga sebuah jimny dengan bak belakan dikenakan biaya 37.990 NZD atau sekitar Rp 343 jutaan untuk paket lengkap.

    Meski sudah mendapat rombakan atau modifikasi, Suzuki tetap memberikan garansi 36 bulan atau 100.000 km setelah pengiriman karena memang didesain sesuai arahan Suzuki. Apalagi struktur rangka body-on-frame tak mengalami pengubahan dan kekuatan mobil ini tidak berubah. Kombinasi Jimny Sierra dan bak karena permintaan pikap lebih tinggi daripada SUV buatan Jepang.

    JALOPNIK | CREATIVE TREND


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.