Kembangkan Mobil Listrik, BYD - Toyota Bikin Perusahaan Patungan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Toyota. REUTERS/Mike Blake

    Logo Toyota. REUTERS/Mike Blake

    TEMPO.CO, Jakarta - BYD Co Ltd dan Toyota Motor Corp mengumumkan nama perusahaan patungan mereka, yaitu BYD Toyota EV Technology Co Ltd. Perjanjian perusahaan patungan ini sejatinya telah ditandatangani pada 7 November 2019 lalu, namun baru akan beroperasi pada bulan Mei mendatang. Perusahaan baru ini akan fokus pada penelitian dan pengembangan kendaraan listrik atau Battery Electric Vehicle.

    BYD Toyota EV Technology Co Ltd nantinya berfokus pada desain dan pengembangan kendaraan listrik serta platform dan komponen yang diperlukan.

    "Para insinyur dari BYD dan Toyota akan bekerja bersama di bawah atap yang sama. Kami bertujuan untuk mengembangkan BEV yang unggul dalam kinerja dan memenuhi kebutuhan pelanggan di Cina dengan menggabungkan kedua perusahaan ini. Kekuatan datang juga melalui persaingan dan persahabatan," kata Kepala BYD Toyota EV Technology Co Ltd, Hirohisa Kishi seperti dikutip dari Toyota Global, Jumat, 3 April 2020.

    Logo mobil listrik BYD. TEMPO/Wawan Priyanto

    Sejurus dengan itu, CEO BYD Toyota EV Technology yang baru diangkat, Zhao Binggen menyatakan bahwa perusahaan patungan ini akan fokus pada R&D BEV dengan teknologi dan pengetahuan dari Cina dan Jepang. Perusahaan baru ini kata Zhao, berkomitmen untuk mempromosikan dan mengisi teknologi berkualitas tinggi yang membuat BEVs lebih ramah lingkungan, aman, nyaman dan cerdas.

    "Visi kami adalah menciptakan gaya mobilitas pertama yang mengutamakan pelanggan dan masyarakat yang harmonis bagi manusia dan alam, ujar Zhao.

    BYD - Toyota membuat komitmen untuk bekerja sama memenuhi beragam kebutuhan pelanggan dengan meneliti dan mengembangkan kendaraan listrik. Termasuk menciptakan produk menarik dan berharap bisa berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan di Negeri Tirai Bambu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.