Pandemi Corona, Penjualan Mobil Juli 2020 Naik 100 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pameran GIIAS 2019 di ICE, BSD City. (Gaikindo)

    Pameran GIIAS 2019 di ICE, BSD City. (Gaikindo)

    TEMPO.CO, Jakarta - Hantaman virus corona baru (Covid-19) di sektor otomotif sedikit demi sedikit mulai berkurang. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil wholesales (pengiriman unit dari pabrik ke dealer) Juli 2020 mencapai 25.283 unit, naik 103 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 12.623 unit. Angka ini juga membaik dibanding bulan April sebesar 7.868 unit, dan Mei 3.551 unit. Sedangkan total wholesales Januari - Juli mencapai 286.215 unit. 

    Sementera itu, penjualan mobil ritel (dari dealer ke konsumen) Juli 2020 mencapai 35.799 unit. Angka ini meningkat 16,5 persen dibanding bulan Juni yang hanya 29.859 unit. Total penjualan ritel Januari-Juli sebesar 326.393 unit. 

    Untuk produksi juga mengalami peningkatan. Sepanjang Juli 2020 seluruh pabrikan sudah kembali berproduksi, kecuali DFSK. Total produksi di Indonesia Juli mencapai 24.397 unit. Angka ini naik 38,4 persen dibanding produksi Juni sebesar 17.628 unit. Produksi Juli juga lebih baik dibanding April (21.394 unit), Mei (2.510 unit), dan Juli (24.397 unit). 

    Berikut ini daftar brand terlaris (wholesales) di Indonesia Juli 2020:

    1. Toyota 7.224 unit

    2. Suzuki 6.369 unit

    3. Mitsubishi Motors 3.564 unit

    4. Honda 2.016 unit

    5. Daihatsu 1.553 unit

    6. Isuzu 1.166 unit

    7. Mitsubishi Fuso 1.126 unit

    8. Hino 731 unit

    9. Wuling 260 unit

    10. Mazda 245 unit. 

    10 Brand terlaris (ritel) Juli 2020:

    1. Toyota 11.531 unit

    2. Daihatsu 5.890 unit

    3. Suzuki 5.432 unit

    4. Honda 4.036 unit

    5. Mitsubishi Motors 3.114 unit

    6. Mitsubishi Fuso 1.583 unit

    7. Isuzu 1.393 unit

    8. Hino 714 unit

    9. Nissan 481 unit

    10. Wuling 438 unit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.