Krisis Covid-19: Toyota Terbantu Penjualan Mobil Secara Virtual

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Toyota Fortuner 2020. (Toyota)

    Toyota Fortuner 2020. (Toyota)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pandemi virus corona baru (Covid-19) membuat penjualan mobil di Indonesia babak belur. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), total wholesales (pengiriman mobil dari pabrik ke dealer) Januari-November 2020 mencapai 474.910 unit. Angka ini turun 49,8 persen persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 945.245 unit. 

    Di penjualan ritel (pengiriman dari dealer ke konsumen), periode Januari - November 2020 mencapai 509.788 unit. Angka ini mengalami penurunan sebesar 46 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 944.870 unit.

    Toyota masih menjadi produsen dengan penjualan terbanyak di Indonesia dengan total 142.569 unit wholesales, menguasai 30 persen pangsa pasar. Angka ini turun 43 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 304.344 unit. Di pasar ritel, TAM membukukan penjualan sebanyak 159.450 unit ritel (31,3 persen market share). Angka ini turun 46,4 persen dibanding tahun lalu sebanyak 297.584 unit.

    Wakil Presiden Direktur PT TAM Henry Tanoto menyampaikan bahwa penurunan penjualan Toyota inline dengan penurunan penjualan otomotif secara nasional karena terdampak pandemi. Namun demikian, kata dia, pasar otomotif menunjukkan pergerakan yang positif dalam dua bulan terakhir. "Kuartal III dan IV mulai membaik. Harapannya tahun depan lebih baik lagi," kata Henry dalam diskusi virtual, Kamis, 17 Desember 2020. 

    Henry menambahkan bahwa Toyota Indonesia tahun ini menapak sejarah baru dengan memasarkan line up lengkap dalam produk yang dipasarkan. Mulai dari mobil dengan mesin berbahan bakar fosil, hybrid, plug-in hybrid, hingga mobil listrik murni. "Kami akan mendorong lebih banyak mobil elektrifikasi di tahun-tahun mendatang," ujar dia.

    Direktur Pemasaran PT TAM Anton Jimmi Suwandy mengatakan bahwa penjualan berbasis online sangat membantu dalam situasi pandemi. TAM, kata Anton, menggelar sebanyak enam kali Virtual Expo dengan total mencapai 298.699 visitor. "Dari Virtual Expo itu tercatat 3.759 pemesanan (Surat Pemesanan Kendaraan/SPK)," kata Anton. 

    Anton menambahkan bahwa segmen MPV masih menyumbang penjualan terbesar disusul SUV dan LCGC. "Penjualan SUV mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan dibanding segmen lain," ujar Anton. 

    Sepanjang 2020, total Toyota meluncurkan 13 mobil. Ke-13 mobil itu sebagian merupakan mobil elektrifikasi seperti hybrid dan plug-in hybrid, serta mobil listrik murni melalui Lexus UX 300e. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.