Nissan Akan Produksi Mobil Van Listrik Berukuran Kecil

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo terbaru Nissan. (Nissan)

    Logo terbaru Nissan. (Nissan)

    TEMPO.CO, JakartaNissan mengonfirmasi rencananya untuk merilis kendaraan van kecil generasi selanjutnya, termasuk yang van listrik, untuk pelanggan Eropa.

    Memanfaatkan lebih jauh kekuatan dan skala Aliansi, jajaran van kecil Nissan di masa depan akan diproduksi di Maubeuge, Prancis, yang merupakan fasilitas produksi unggulan milik mitra aliansinya, Renault.

    Meskipun nama dan informasi rinci produk akan dirilis mendekati tanggal peluncuran, Nissan telah mengkonfirmasi bahwa pilihan tersebut akan mencakup opsi mesin pembakaran internal dan listrik, serta varian kendaraan komersial dan penumpang, dengan berbagai kombinasi ukuran.

    "Pengumuman van masa depan ini adalah lebih banyak bukti dari pembangunan momentum yang kuat untuk Nissan di Eropa karena kami terus memajukan rencana transformasi bisnis Nissan NEXT kami," kata Chief Operating Officer Nissan Ashwani Gupta, dikutip Sabtu, 20 Februari 2021.


    Baca juga: Konsep Winter Camper Berbasis Nissan e-NV200 Diperkenalkan

    Gupta mengatakan, produk bersama dengan mitra aliansi akan membawa keuntungan bagi kedua pihak dan merupakan contoh lain dari strategi win-win."

    Seperti van Nissan NV250 saat ini, yang telah diproduksi di pabrik Renault Maubeuge sejak 2019, model generasi berikutnya akan dibangun di atas platform Alliance bersama dengan Renault Kangoo generasi berikutnya," jelas Gupta.

    Alokasi van kecil Nissan generasi berikutnya ke pabrik Maubeuge berarti bahwa di masa mendatang, semua van Nissan untuk pelanggan Eropa akan diproduksi di Prancis.

    Van all-electric generasi berikutnya akan melanjutkan kesuksesan Nissan e-NV200, yang merupakan kendaraan komersial all-electric pertama untuk pasar massal ketika diluncurkan pada tahun 2014. Tidak hanya menawarkan solusi tanpa emisi untuk pengiriman ke kota-kota besar dan kecil, tetapi ini dapat menghemat banyak uang bagi bisnis dengan menghindari biaya bahan bakar, bea kendaraan, dan zona kemacetan pusat kota.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.