Tips Jual Mobil Bekas Setelah Kebijakan PPnBM Nol Persen ala Carsome

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana penjualan mobil bekas di Bursa Mobil Bekas Mangga dua, Jakarta, Senin, 21 Desember 2020. Menjelang akhir tahun, mobil bekas justru kian diminati konsumen sehingga penjualan dan harganya sudah mulai beranjak naik.Tempo/Tony Hartawan

    Suasana penjualan mobil bekas di Bursa Mobil Bekas Mangga dua, Jakarta, Senin, 21 Desember 2020. Menjelang akhir tahun, mobil bekas justru kian diminati konsumen sehingga penjualan dan harganya sudah mulai beranjak naik.Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebijakan penghapusan PPnBM (Pajak Penjualan Atas Barang Mewah) atau PPnBM nol persen mulai berlaku 1 Maret hingga 31 Mei 2021. Platform jual beli mobil bekas Carsome percaya kebijakan akan mendorong penjualan mobil baru, termasuk menjual mobil bekas.

    General Manager Carsome Indonesia Delly Nugraha menjelaskan, ketika masyarakat beralih ke mobil baru, akan ada peningkatan suplai untuk mobil bekas.

    “Carsome mengantisipasi akan ada lebih banyak orang yang membutuhkan layanan Carsome untuk menjual mobil mereka saat ini,” katanya dalam keterangan tertulis, Rabu, 3 Maret 2021.

    Namun, sebelum beli mobil baru dengan PPnBM nol persen, apa yang harus diperhatikan jika ingin menjual mobil lama Anda? Berikut beberapa tips dari Carsome:

    Periksa kondisi mesin dan kelengkapan

    Kesehatan mesin, kaki-kaki, termasuk interior menjadi sorotan ketika akan membeli mobil bekas. Periksakan kondisi mesin, apakah ada tetesan oli, dan bunyi-bunyi yang terdengar cukup kasar.

    Periksa bagian shockbreaker, stir, per, dan roda apakah ada bunyi-bunyi yang tidak wajar. Tidak seperti kondisi interior yang kasat mata, mesin dan kaki-kaki yang tidak sehat kadang tidak terlihat jelas dan membutuhkan pemeriksaan oleh montir profesional.

    Baca juga: PPnBM Nol Persen, Harga Mobil Bekas 2019-2020 Turun 20 Persen

    Carsome menyediakan jasa inspeksi 175 titik. Inspektor akan datang ke rumah dan proses pemeriksaan mobil termasuk test drive akan berlangsung sekitar 45-60 menit.

    Cuci dan detailing

    Mobil terlihat bersih saat ditawarkan kepada pembeli adalah hal penting. Maka pastikan Anda mencuci dan melakukan detailing mobil secara menyeluruh, termasuk bagian kolong mobil.

    Ini perlu dilakukan agar mobil terlihat lebih terawat seperti saat awal beli. Pembeli pun tidak ragu memberi harga tinggi karena mobil tampak menarik. Sertakan juga bukti perawatan rutin sebagai nilai tambah untuk penjualan mobil Anda.

    Ketahui harga jual

    Langkah selanjutnya adalah mencari tahu harga mobil Anda yang sesuai dengan keadaan mobil. Harga dipengaruhi oleh banyak faktor seperti pajak, kesehatan mesin, jumlah kilometer, hingga keadaan interior dan eksterior.

    Gunakan platform yang bisa membantu dalam memeriksa kondisi mobil, tapi juga memberi harga transparan dan bisa terjual cepat. Carsome misalnya, setelah proses inspeksi, akan ada informasi harga jual yang adil dan transparan.

    Siapkan dokumen penting

    Kelengkapan dokumen juga menjadi pertimbangan calon pembeli ketika hendak membeli mobil. Maka dari itu, penting menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan.

    Dokumen itu di antaranya ialah BPKB, STNK dan lembar pajak. Termasuk bukti pembelian, Form A dan salinan KTP pemilik mobil, serta kwitansi kosong untuk mempermudah balik nama kendaraan.

    Pilih platform jual beli

    Pastikan platform jual beli online dengan proses yang mudah, cepat, dan aman. Serta menjamin proses pembelian transparan, dan bisa membantu dalam pengurusan dokumen.

    Melalui Carsome, mobil bisa terjual dalam 24 jam, mendapat inspeksi kendaraan secara gratis, dan juga dibantu dalam mengurus dokumen kendaraan.

    Kebijakan relaksasi PPnBM untuk pembelian mobil baru tipe tertentu tahun ini dimaksudkan untuk mendorong kembali bergairahnya industri otomotif di Indonesia setelah lesu dihantam Covid-19.  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.