Musim 2021, Tim Honda Racing Indonesia Didominasi Pembalap Muda

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alvin Bahar. (Honda Racing Indonesia)

    Alvin Bahar. (Honda Racing Indonesia)

    TEMPO.CO, JakartaMusim balap tahun ini tim Honda Racing Indonesia (HRI) bakal diperkuat tiga pembalap muda berbakat. Mereka adalah Avila Bahar, Canya Prasetyo, dan Anandyo Dwiki. Ketiganya akan mendampi pembalap senior Alvin Bahar yang sekaligus sebagai Direktur HRI.

    Pembalap HRI ini disiapkan untuk berpartisipasi dalam berbagai ajang kejuaraan dari Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2021 yang akan diselenggarakan di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor.

    Avila Bahar akan turun di ajang Indonesian Touring Car Championship 1.500 cc. Pembalap yang kini berusia 19 tahun ini sebelumnya telah menjuarai berbagai ajang balap seperti juara pertama dari Honda Jazz Speed Challenge Promotion Class 2018 dan ITCR 1.600 cc di Rising Class tahun 2019. “Saya akan berusaha untuk tampil sebaik mungkin di musim 2021, dan tentunya berada di depan (podium),” kata Avila. 

    Sedangkan Canya Prasetyo akan turun di ajang Indonesia Touring Car Racing (ITCR) kelas 1.200 cc. Canya adalah pembalap wanita berusia 21 tahun yang telah meraih beberapa prestasi di ajang balap slalom dan rally, seperti mendapatkan podium pertama pada Kejurnas Sprint Rally Banten putaran 5 tahun 2018, juara ke-3 BSNC Jakarta dan juara ke-5 Autogymkhana 2019, dan Podium 3 pada Kejuaraan Nasional Slalom U-23 2019.

    “Ini musim perdana saya di tim Honda, tidak ada beban khusus harus juara, tapi berusaha untuk improve dari setiap seri yang digelar,” tutur dara cantik yang selama ini menggeluti balap sprint rally ini. 

    Pembalap senior Alvin Bahar telah meraih banyak prestasi termasuk menjadi juara bertahan ITCR 1.600 cc Master Class di musim 2019 dan akan turun di kelas yang sama di tahun ini. “Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga untuk mempertahankan prestasi 2019 sebagai juara bertahan ITCR 1.600 cc Master Class,” kata Alvin. 

    Sementara itu, Anandyo Dwiki (21 tahun) akan mewakili Honda di ajang slalom. Dwiki telah meraih juara di kejurnas kelas Rookie dan Seeded B, juara di slalom kelas A dan juara ke-7 kejurnas 2019. “Targetnya tampil sebagus mungkin dari seri ke seri, mudah-mudah bisa menang,” kata dia.

    Bersama dengan Dwiki, Canya Prasetyo yang juga mempunyai banyak pengalaman di berbagai kejuaraan nasional juga akan turun untuk mewakili tim Honda Racing Indonesia di ajang slalom.

    Baca juga: Pandemi, Honda Prospect Motor Batalkan Seluruh Agenda Balap

    Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan bahwa perusahaan sangat antusias dengan komposisi pembalap senior berpengalaman dan pembalap muda berpotensi besar di tim Honda Racing Indonesia.

    “Kami percaya para pembalap baru ini dapat memberikan performa yang terbaik di musim ini sekaligus meneruskan prestasi Honda Racing Indonesia di masa mendatang,” kata Billy. 

    Alvin Bahar menambahkan bahwa tahun lalu meskipun pandemi Covid-19 melanda, tim HRI tetap melakukan pengembangan, evaluasi, dan menyiapkan tim untuk musim 2021, termasuk di dalamnya merekrut pembalap baru. 

    “Meskipun tidak berlaga di sirkuit pada musim 2020 lalu, kami tetap fokus untuk mengembangkan tim dan merancang aktivitas balap yang menantang di musim 2021,” kata dia.

    Sepanjang tahun lalu, kata dia, para pembalap Honda Racing Indonesia tetap semangat untuk mengasah bakat dengan aman dan nyaman hingga saat ini telah siap untuk turun balapan langsung memberikan performa terbaik.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.