Mobil Listrik Chevrolet Bolt Ditarik karena Risiko Kebakaran

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil listrik Chevrolet Bolt 2017. (General Motors)

    Mobil listrik Chevrolet Bolt 2017. (General Motors)

    TEMPO.CO, Washington - General Motors melakukan penarikan (recall) baru untuk mobil listrik Chevrolet Bolt di seluruh dunia karena risiko kebakaran.

    Recall ini melibatkan total sebanyak hampir 69.000 unit mobil listrik Bolt. GM menarik kembali Bolt setelah menerima laporan dua kebakaran dan akan mengganti modul baterai yang rusak.


    Mobil listrik Bolt yang ditarik kembali merupakan model tahun 2017-2019 dan yang pertama kali ditarik karena potensi kebakaran pada baterai tegangan tinggi di bawah bantalan kursi belakang.

    GM telah mengkonfirmasi total sebanyak sembilan kebakaran Bolt.


    Sebelumnya, mobil listrik Bolt pernah ditarik pada November lalu karena risiko kebakaran dan setidaknya satu dari dua kebakaran baru terjadi di kendaraan yang telah memiliki pembaruan perangkat lunak pada penarikan sebelumnya.

    Penarikan baru ini terjadi setelah GM dan regulator Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) pekan lalu mendesak pemilik Bolt untuk memarkir kendaraan mereka di luar garasi dan jauh dari rumah setelah mengisi daya.

    "Ahli dari GM dan (produsen baterai) LG telah mengidentifikasi kehadiran simultan dari dua cacat manufaktur langka di sel baterai yang sama sebagai akar penyebab kebakaran baterai di Chevrolet Bolt EV tertentu," kata produsen mobil terbesar AS seperti dikutip dari Reuters, 24 Juli 2021.  

    Modul baterai mobil listrik Chevrolet Bolt 2017 terletak di bawah lantai. (General Motors)

    GM mengatakan akan mengganti modul baterai yang rusak. Penarikan tersebut mencakup 50.925 kendaraan AS.

    “Insinyur GM dan LG sedang bekerja untuk menyelesaikan semua langkah proses perbaikan penarikan kembali. Itu akan mencakup proses inspeksi dealer potensial," kata GM.

    Pakar baterai dari Korea Selatan, Profesor Park Chul-wan mempertanyakan apakah GM memiliki kemampuan teknologi untuk mendeteksi dan mengidentifikasi baterai yang rusak. “Jika tidak, mereka mungkin harus mengganti baterai total, yang akan memakan biaya besar, seperti yang dilakukan Hyundai,” kata dia. 

    GM mengatakan sebelumnya baterai tegangan tinggi yang ditarik diproduksi di pabrik LG Chem Ltd Ochang, Korea Selatan.


    Penarikan tersebut tidak berdampak pada kendaraan Bolt yang lebih baru dengan baterai generasi berikutnya. 

    NHTSA membuka penyelidikan laporan kebakaran Chevrolet Bolt listrik pada bulan Oktober tahun lalu yang masih terbuka dan sedang meninjau perbaikan penarikan General MotorsBadan tersebut mengatakan pada hari Jumat, 23 Juli 2021, bahwa pihaknya mengetahui satu kebakaran dengan perbaikan penarikan awal sementara dan dua kebakaran dengan perbaikan perangkat lunak.

    REUTERS

    Baca juga: GM Tarik Chevrolet Bolt EV 2017-2019 karena Perangkat Lunak Baterai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.