Test Drive Hyundai Ioniq 5, Sekali Charge Jakarta-Bandung PP

Reporter

Hyundai Ioniq 5 melintas di Jalan Tol Cikampek arah Jakarta, 21 Juni 2022. TEMPO/Wawan Priyanto

TEMPO.CO, Jakarta -  Tempo mendapatkan kesempatan untuk menguji mobil listrik terbaru yang dipasarkan di Indonesia, Hyundai Ioniq 5. Kali ini rute yang kami tempuh adalah Jakarta-Bandung-Jakarta tanpa mengisi daya baterai. Artinya, baterai dalam posisi 100 persen sejak berangkat menuju Bandung dan kembali lagi ke Jakarta tanpa diisi ulang. 

Total sebanyak 10 mobil listrik Ioniq 5 mengikuti sesi test drive ini, dengan tipe Prime Long Range dan Signature Long Range. Rombongan berangkat dari Senayan Park, Jakarta Selatan, menuju Cikole di Bandung, Senin, 20 Juni 2022. Esoknya, kembali ke Senayan Park. Total jarak tempuh yang kami capai adalah 342,2 kilometer dengan rata-rata konsumsi listrik 6,2 km per kWh.

Berdasarkan indikator pada dashboard, baterai yang tersisa ketika mencapai garis finis adalah 23 persen. Indikator jarak tempuh pada dashboard masih menunjukkan mobil dapat melaju hingga 105 kilometer dengan sisa baterai 23 persen. Sedangkan pada saat berangkat dari Jakarta menuju Bandung, posisi baterai yang tersisa rata-rata 51-54 persen. 

Terus terang sebelumnya kami sempat was-was karena situasi lalu lintas pada saat kembali ke Jakarta macet parah di beberapa titik. Khususnya dari Cawang menuju Senayan Park yang bergerak padat. Namun, akhirnya seluruh mobil bisa sampai di Senayan Park dengan rata-rata menyisakan baterai di atas 20 persen. 

"Kami memang menyiapkan sesi test drive ini untuk membuktikan bahwa mobil listrik Ioniq 5 dapat digunakan berkendara jarak jauh Jakarta-Bandung-Jakarta dengan hanya sekali mengisi daya baterai," kata Uria Simanjuntak, Head of Public Relations PT Hyundai Motors Indonesia (HMID).

Hyudai Ioniq 5, 20 Juni 2022. TEMPO/Wawan Priyanto 

Mobil listrik Ioniq 5 diluncurkan di Indonesia pada 31 Maret 2022. Model ini ditawarkan dalam empat varian yakni Prime Standard Range (Rp 718 juta), Prime Long Range (Rp 759 juta), Signature Standard Range (779 juta), dan Signature Long Range (Rp 829 juta). Harga Hyundai Ioniq 5 tersebut berlaku on the road wilayah DKI Jakarta.

Varian Standard Range dibekali dengan baterai yang dapat digunakan untuk berkendara sejauh 384 kilometer. Sedangkan varian Long Rang memiliki baterai dengan daya jelajah hingga 451 kilometer (berdasarkan WLTP). Pada sesi test drive ini Tempo berkesempatan mencoba varian tertinggi, Signature Long Range.

Mobil ini juga menawarkan kenyamanan dalam berkendara, baik dari sisi pengemudi maupun penumpang depan dan belakang. Sebelumnya, Tempo pernah menjajal mobil listrik Hyundai lainnya yakni Ioniq dan Kona EV. Dibanding keduanya, Ioniq 5 jauh lebih nyaman. Di dalam kabin juga terasa lebih senyap.

Nilai lebih lainnya untuk penumpang depan Ioniq 5 adalah bisa memanfaatkan reclining seat yang dapat diatur secara elektrik dengan menekas tombol di sisi kiri bawah jok. Reclining seat ini dapat diatur sedemikian rupa hingga nyaris posisi rebah untuk menciptakan kenyamanan tersendiri dalam perjalanan jarak jauh.

Selanjutnya Tips Menghemat Baterai...






Mengapa Hyundai Ioniq 5 Raih Nilai Tertinggi Uji Tabrak Top Safety Pick+ IIHS

11 jam lalu

Mengapa Hyundai Ioniq 5 Raih Nilai Tertinggi Uji Tabrak Top Safety Pick+ IIHS

Sistem peringatan tabrakan frontal dan kemampuannya untuk mendeteksi pejalan kaki pada crossover listrik Hyundai Ioniq 5 juga mendapat nilai tinggi.


Toyota Astra Janji Luncurkan Mobil Hybrid Buatan Lokal Semester II Tahun Ini

1 hari lalu

Toyota Astra Janji Luncurkan Mobil Hybrid Buatan Lokal Semester II Tahun Ini

Menurut Anton mobil hybrid baru itu diharapkan menambah portofolio produk mobil listrik Toyota serta meningkatkan komposisi di pasar Indonesia.


Alasan Tesla Pecat 200 Karyawan Bagian Autopilot

1 hari lalu

Alasan Tesla Pecat 200 Karyawan Bagian Autopilot

Mayoritas karyawan Tesla yang kena PHK adalah pekerja berupah rendah. Mereka bertugas menganalisis data mengemudi faktual Autopilot.


Mercedes-Benz Siapkan Pabrik Baru untuk Produksi Kendaraan Listrik

1 hari lalu

Mercedes-Benz Siapkan Pabrik Baru untuk Produksi Kendaraan Listrik

Pabrik baru Mercedes-Benz ini sekaligus menandai bahwa perusahaan siap untuk beralih ke kendaraan listrik pada akhir dekade ini.


RI Berambisi Kuasai 25 Persen Mobil Listrik dari Total Penjualan Global pada 2030

2 hari lalu

RI Berambisi Kuasai 25 Persen Mobil Listrik dari Total Penjualan Global pada 2030

Indonesia sudah lebih dulu memiliki mobil listrik dibandingkan dengan negara-negara tetangganya di Asia Tenggara.


Hyundai Indonesia Resmi Buka Layanan Body & Paint

2 hari lalu

Hyundai Indonesia Resmi Buka Layanan Body & Paint

Layanan body & paint Hyundai saat ini tersedia di dua dealer resmi dan 16 bengkel mitra yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.


Kementerian Investasi: Baterai Mobil Listrik Mulai Diproduksi di Batang Akhir 2023

2 hari lalu

Kementerian Investasi: Baterai Mobil Listrik Mulai Diproduksi di Batang Akhir 2023

Konsorsium LG bekerja sama dengan PT Aneka Tambang dan Indonesia Battery Corporation (IBC) berencana memproduksi baterai mobil listrik secara massal.


Kementerian Investasi Sebut Baterai Mobil Listrik Mulai Produksi Akhir Tahun 2023

2 hari lalu

Kementerian Investasi Sebut Baterai Mobil Listrik Mulai Produksi Akhir Tahun 2023

Kementerian Investasi menyatakan baterai mobil listrik akan mulai diproduksi pada akhir tahun 2023 di Kawasan Industri Batang (KIB), Jawa Tengah.


Detail Desain Hyundai Ioniq 6 Resmi Dirilis, Hadirkan Tipologi Baru

2 hari lalu

Detail Desain Hyundai Ioniq 6 Resmi Dirilis, Hadirkan Tipologi Baru

Tampilan mobil listrik Hyundai Ioniq 6 secara resmi dirilis pada hari ini, Rabu, 29 Juni 2022. Simak selengkapnya di sini!


Eks Pekerja Tesla Korban Diskriminasi Ras Menolak Ganti Rugi USD 15 Juta

3 hari lalu

Eks Pekerja Tesla Korban Diskriminasi Ras Menolak Ganti Rugi USD 15 Juta

Juri pada Oktober 2021 memutuskan denda dalam kasus Owen Diaz melawan Tesla sebesar USD 137 juta. Tapi Hakim Distrik AS menurunkannya.