Hyundai dan SK On Bangun Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp 29,5 Triliun

Reporter

PT Hyundai Mobil Indonesia (HMI) menggelar program "Hyundai iCare Program 2009 Idul Fitri Hyundai Siaga 24 jam" pada 18-27 September mendatang.

TEMPO.CO, JakartaHyundai Motor dan SK On berencana untuk membangun pabrik baterai baru di Amerika Serikat (AS) pada Jumat, 25 November 2022. Kedua perusahaan tersebut menanamkan investasi sebesar Rp 29,5 triliun.

Hyundai Motor dan SK On, unit baterai dari grup energi SK Innovation, dikabarkan akan menandatangani nota kesepahaman tentang investasi tersebut pada minggu depan.

Ditargetkan akan memulai produksi pada kuartal pertama 2025, pabrik tersebut rencananya akan memproduksi sekitar 20 GWh pada tahun pertamanya. Itu cukup untuk menggerakkan sekitar 300.000 kendaraan listrik.

Dikutip dari Reuters, pabrik baru dari perusahaan patungan tersebut kemungkinan akan berlokasi di Georgia, dekat dengan pabrik kendaraan listrik baru Hyundai Motor Group.

Sebelumnya, Hyundai telah memulai memproduksi kendaraan listrik dan pabrik baterai senilai Rp 86,9 triliun di Georgia bulan lalu. Pabrik ini bertujuan untuk memulai produksi komersial pada paruh pertama tahun 2025 dengan kapasitas tahunan sebesar 300.000 unit kendaraan.

SK On juga memiliki dua pabrik baterai di Georgia. Perusahaan Korea Selatan ini juga telah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan di Indonesia. Mereka berencana untuk membangun pabrik produksi bahan perantara nikel. 

Pabrikan Korea Selatan ini telah menandatangani Nota Kesepahaman bersama perusahaan produksi prekursor Cina untuk membangun badan usaha produksi di Indonesia pada Kamis, 24 November 2022 lalu. 

KHOLIS KURNIA WATI | REUTERS

Baca juga: Hyundai Ioniq 5 Bertanda Tangan Jokowi Dipajang di Museum Transportasi TMII

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto.com






Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

6 jam lalu

Luhut: Insentif Kendaraan Listrik Harus Diumumkan Bulan Ini

Menteri Luhut buka suara ihwal kelanjutan rencana pemerintah memberikan insentif untuk pembelian kendaraan listrik.


Tesla Model S Plaid Diuji Masuk Genangan Air 2 Meter, Hasilnya Mengejutkan

6 jam lalu

Tesla Model S Plaid Diuji Masuk Genangan Air 2 Meter, Hasilnya Mengejutkan

Mobil listrik Tesla Model S Plaid dijalankan secara perlahan ke dalam air. Semakin dalam hingga air menutupi kap dan bagian pintu mobil.


Kendaraan Listrik Belum Bisa Diterapkan ke Angkutan Perintis, Ini Alasannya

9 jam lalu

Kendaraan Listrik Belum Bisa Diterapkan ke Angkutan Perintis, Ini Alasannya

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menjelaskan bahwa penggunaan kendaraan listrik belum bisa diterapkan untuk angkutan perintis. Kenapa?


Harga Kendaraan Listrik Turun, Rivian Automotif PHK 840 Karyawan

12 jam lalu

Harga Kendaraan Listrik Turun, Rivian Automotif PHK 840 Karyawan

Rivian Automotif melakukan PHK terhadap 840 karyawan karena kondisi perusahaan sedang mengalami kesulitan ekonomi dan harga kendaraan listrik turun.


Mobil Listrik Neta V yang Diduga Produk Esemka Bakal Hadir di Malaysia?

13 jam lalu

Mobil Listrik Neta V yang Diduga Produk Esemka Bakal Hadir di Malaysia?

Mobil listrik Esemka dirumorkan bakal hadir di Indonesia melalui model Neta V dan Neta U. Selanjutnya model itu diisukan akan masuk pasar Malaysia.


Performa Mobil Listrik Anjlok di Suhu Dingin, Tesla Model S Tempuh 530 Km

15 jam lalu

Performa Mobil Listrik Anjlok di Suhu Dingin, Tesla Model S Tempuh 530 Km

Pengujian di suhu ekstrem yang dingin membuat daya jangkau mobil listrik Tesla Model S turun 16 persen. Mobil Cina Maxus Euniq 6 hanya 10 persen.


Promo Mobil Wuling Februari 2023, Cicilan Air ev Mulai Rp 5 Juta

18 jam lalu

Promo Mobil Wuling Februari 2023, Cicilan Air ev Mulai Rp 5 Juta

Melalui program ini, mobil listrik mungil Wuling Air ev bisa dimiliki dengan uang muka ringan mulai Rp 36 juta


Kemenhub: Kendaraan Listrik Bukan untuk Angkutan Perintis

1 hari lalu

Kemenhub: Kendaraan Listrik Bukan untuk Angkutan Perintis

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) belum berencana menggunakan kendaraan listrik sebagaii angkutan perintis.


Kendaraan Listrik di Indonesia Dinilai Belum Sesuai Bisnis Produsen, Kenapa?

1 hari lalu

Kendaraan Listrik di Indonesia Dinilai Belum Sesuai Bisnis Produsen, Kenapa?

Pengembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini dianggap belum sesuai dengan arah bisnis dari para pemain industri otomotif.


Wakil Dubes Inggris Bertemu Pejabat Pemda Bali, Bahas Transportasi Hijau

1 hari lalu

Wakil Dubes Inggris Bertemu Pejabat Pemda Bali, Bahas Transportasi Hijau

Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia Matt Downing ingin menjajaki kemitraan terkait transportasi hijau saat bertemu dua pejabat Pemda Bali.