Produksi Mobil di ASEAN Naik Tipis

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mobil Mitsubishi Xpander diproduksi di Pabrik Mitsubishi, Ciakarang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu per tahun. Mitsubishi Xpander ditargetkan diproduksi sebanyak 5.000 unit per bulan. 3 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    Mobil Mitsubishi Xpander diproduksi di Pabrik Mitsubishi, Ciakarang. Pabrik ini memiliki kapasitas produksi hingga 160 ribu per tahun. Mitsubishi Xpander ditargetkan diproduksi sebanyak 5.000 unit per bulan. 3 Oktober 2017. TEMPO/Wawan Priyanto.

    TEMPO.CO, Jakarta - Produksi mobil di kawasan ASEAN mencatatkan kenaikan tipis. Dari data yang dirilis ASEAN Automotive Federation, Rabu, 18 November 2017, volume produksi pada September lalu 356.205 unit.

    Angka tersebut naik 2,4 persen dibanding capaian pada bulan yang sama tahun lalu, yakni 347.764 unit.

    Baca: Komponen Lokal Mobil Toyota Terkendala Bahan Baku

    Secara kumulatif, total produksi hingga September lalu 3,02 juta unit, naik 0,9 persen dibanding capaian pada periode yang sama tahu lalu sebanyak 2,99 juta unit.

    Thailand masih menjadi produsen terbesar dengan total 190.272 unit pada September lalu, disusul Indonesia dengan capaian produksi 99.994 unit.

    Simak: Produksi MPV Bikin Ekspor Mobil Indonesia Jeblok

    Malaysia menempati posisi ketiga dengan realisasi produksi kendaraan roda empat dan lebih 38.213 unit, kemudian disusul Vietnam 14.657 unit, Filipina 12.431 unit, dan Myanmar hanya 638 unit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara