Januari-Oktober 2017 Penjualan Mobil BMW Naik 17,6 Persen

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas melakukan pengecekan komponen BMW Seri 5 di BMW Production Network, PT Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara, 2 Agustus 2017. TEMPO/Rizki Putra

    Petugas melakukan pengecekan komponen BMW Seri 5 di BMW Production Network, PT Gaya Motor, Sunter, Jakarta Utara, 2 Agustus 2017. TEMPO/Rizki Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Berdasarkan data penjualan sementara periode Januari sampai Oktober 2017, BMW mencatat peningkatan penjualan sebesar 17,6 persen bila dibandingkan dengan tahun lalu di periode yang sama. Adapun model yang paling tinggi penjualannya adalah BMW X1.

    “Kenapa X1 paling tinggi, kan start jualannya mulai dari Januari. Kita tahun lalu itu BMW seri 5 masih tinggi, tapi tahun ini tidak tinggi. Tapi bukan karena tidak laku tapi memang peluncurannya baru di tengah-tahun, belum full year,”ujar Jodie O'tania, Vice President Corporate Communication BMW Group Indonesia, saat peresmian dealer khusus BMW i, di BMW Tunas Mobilindo Parama, Tebet, Jakarta Selatan, Selasa 12 Desember 2017.
     
    Jodie menjelaskan pertama itu X1 sekitar 28 persen dari total penjualan BMW, kemudian diikuti oleh BMW 3 series sebanyak 27 persen. Disusul yang ketiga ada X5 sekira 11 persen.

    Baca: BMW Indonesia Inginkan Pajak Mobil Listrik Nol Persen

    Menatap tahun depan dengan beragam strategi termasuk menghadirkan beberapa model baru, Jodie mengaku optimistis penjualan BMW akan tetap meningkat. Meski 2018 sebagaimana banyak orang ketahui merupakan tahun politik, di mana ada banyak pemilihan wakil daerah yang akan dilaksanakan.

    Simak: Januari-Oktober: Penjualan Mobil Mercedes-Benz dan BMW Naik

    “Kalau berdasarkan report bisnis yang ada, keadaan ekonomi di Indonesia akan semakin membaik di 2018 karena sudah terlihat perbaikan di 2017. Diharapakan 2018 semakin membaik, terutama untuk industri otomoitf,” ujar Jodie.

    Menurut Jodie yang tidak bisa kita lupakan adalah pelanggan BMW adalah pebisinis, jadi mungkin ada wait and see. Tapi mungkin yang bisa dilakukan BMW Group dan mitra strategisnya dealer, adalah penawaran terbaik untuk konsumen.

    Selain itu, BMW rencananya akan meluncurkan 10 model baru di tahun depan. Angka tersebut tentunya lebih banyak dibanding tahun 2017 ini.

    “Di antara 10 kendaraan yang akan diluncurkan tahun depan ada di antaranya kendaraan listrik. Kemudian ada kejutan baru di mana akan mengaspal juga kendaraan terbaru yang sebelumnya tidak pernah ada dari BMW,” ujarnya.

  • BMW
  •  

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Memberlakukan Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar

    Presiden Joko Widodo telah menandatangai PP No 21 Tahun 2020 yang mengatur pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar menghadapi virus corona.