Kamis, 24 Mei 2018

Pembalap 76 Tahun Kemudikan Truk Hino di Reli Dakar 2018

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Teruhito Sugawara dan navigator Mitsugu Takahasi mengendarai truk Hino di etape 2 Reli Dakar dari Peru ke Pisco, Minggu, 7 Januari 2018. REUTERS/Andres Stapff

    Teruhito Sugawara dan navigator Mitsugu Takahasi mengendarai truk Hino di etape 2 Reli Dakar dari Peru ke Pisco, Minggu, 7 Januari 2018. REUTERS/Andres Stapff

    TEMPO.CO, Jakarta - Hino menjadi satu – satunya brand truk asal Jepang yang ambil bagian dalam edisi ke-40 Reli Dakar yang dimulai dari 6 Januari  hingga 20 Januari 2018.

    Pada kejuaran Reli Dakar tahun ini, Hino Team Sugawara menggunakan truk Hino500 series. Menariknya, truk Hino dikemudikan oleh pembalap kawakan berusia 76 tahun, Teruhito Sugawara dengan navigator Mitsugu Takahasi.

    Stage pertama dimulai dari Lima, Peru pada 6 januari 3018 dengan menempuh jarak 31 kilometer dalam special Stage (SS) ini. Hino Team Sugawara berhasil finish ditempat kedua belas untuk kelas truk kategori umum atau 3 menit di belakang juara pertama.

    Baca: MINI John Cooper Works Buggy Debut di Reli Dakar 2018

    Sementara untuk kelas under 10 liter berhasil menyabet posisi nomor satu. Untuk truk pertama yang dinahkodai Yoshimasa Sugawara dan navigator Katsumi Hamura mampu menyentuh garis finish ke-23 untuk katergori truk umum dan peringkat kedua dikelas under 10 litre class.

    Yoshimasa Sugawara, pengemudi berusia 76 tahun dari Jepang tampil di Reli Dakar menggunakan truk Hino. Ia mengemudikan truk bernomor urut 1, Hino Team Sugawara. (Hino)

    “Kami sangat berhati – hati pada hari pertama ini karena jaraknya sangat pendek. Hamura yang kembali setelah tiga tahun absen sebagai navigator sangat membantu dengan memberikan instruksi yang tepat,” kata Yoshimasa Sugawara dalam siaran pers yang diterima Tempo, Senin, 8 Januari 2018.

    Simak: Cyril Despres Pimpin Klasmen Etape 2 Reli Dakar 2018

    “Situasi ini membuat saya menjalani lomba dengan tenang dan nyaman karena truk mengeluarkan performa terbaiknya  dan tidak ada masalah yang berarti sedikit pun. Mungkin untuk stage berikutnya hanya perlu menyesuaikan pada bagian suspensi.”

    Tahun ini Reli Dakar merupakan edisi ke-10 yang diadakan di Amerika Selatan setelah sebelumnya berada di benua Afrika. Reli ini dimulai dari Peru lalu melintasi Bolivia dan terakhir finish di Argentina, para pembalap akan melewati rute yang baru atau tidak pernah dilalui pada reli – reli sebelumnnya. Reli Dakar tahun ini untuk kategori truk akan diikuti 44 team dan akan melahap medan yang berat selama 15 hari penyelenggaraan dengan total 14 stages yang menempuh jarak 8.270 kilometer.

    Hino Truck pertama kali mengikuti lomba Reli Dakar pada tahun 1991 dan menjadi satu-satunya truk asal Jepang yang turut serta dalam balapan terganas ini. Sepanjang keikutsertaan mulai dari tahun 1991 atau sudah 26 tahun. Truk Hino tidak pernah gagal dan selalu mencapai garis finish. Di antaranya pada tahun 1997 berhasil menjadi juara umum untuk kategori truk serta meraih posisi dua dan tiga. Tidak hanya itu, sejak Reli Dakar tahun 2010 Hino juga berhasil menjuarai kategori under 10-Litre Class selama delapan tahun berturut-turut dari 2010 sampai tahun 2017.

    Di Indonesia truk ini merupakan tipe produk Hino New Generation Ranger. “The little monster” sebutan bagi truk Hino dalam ajang Reli Dakar. Julukan ini disematkan karena truk Hino menjadi satunya truk medium yang berlaga dan melawan truk – truk besar yang memiliki displacement dua kali lebih besar dari Hino.

    Truk ini menggunakan mesin tipe A09C-TI dengan Turbo Intercooler yang mampu menghasilkan tenaga hingga 700 PS dan maksimum torsi 236 kgm pada 1.200 rpm. 


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.