Kamis, 24 Mei 2018

Saingi Yamaha Nmax, Honda PCX 150 Dipasarkan Mulai Rp 27,7 Juta

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Astra Honda Motor secara resmi melakukan grand launching Honda PCX di Kemayoran, Jakarta, 7 Januari 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    PT Astra Honda Motor secara resmi melakukan grand launching Honda PCX di Kemayoran, Jakarta, 7 Januari 2018. TEMPO/Eko Ari Wibowo

    TEMPO.CO, Jakarta -PT Astra Honda Motor akan memasarkan motor barunya All New Honda PCX 150 Rp 27,7 juta untuk tipe Combi Bekas System dan Rp 30,7 juta untuk tipe Anti-lock Bekas System. Harga tersebut hanya tipis dengan kompetitor Yamaha Nmax dibandrol dengan harga Rp 26,5 juta untuk tipe non-ABS dan Rp 30,2 juta untuk tipe ABS.

    "Harga PCX lebih terjangkau dengan fitur yang canggih dan warna yang elegan," kata Presiden Direktur PT Astra Honda Motor, Toshiyuki Inuma di JI Expo Kemayoran Rabu 7 Februari 2018.

    Baca: Inden All New Honda PCX 150 Hari Ini, Dikirim Februari 2018

    Ia meminta maaf kepada publik Indonesia karena motor ini hingga dua bulan mengaspal di Indonesia dari waktu rilis pertama. Menurutnya, keterlambatan pemasaran motor All New Honda PCX 150 ini karena AHM ingin memastikan bahwa PCX yang dijual memiliki kualitas tinggi.

    Executive Vice President Director AHM Johannes Loman mengungkapkan sejak diperkenalkan pada Desember 2017, All New Honda PCX telah dipesan hingga mencapai 12.000 unit. "Ini menunjukkan penantian dari pecinta skutik premium."

    Simak: 5 Keistimewaan All New Honda PCX 150 Buatan Astra Honda Motor

    Honda PCX diproduksi di pabrik AHM Sunter dengan mengusung mesin generasi terbaru 150cc, ESP, serta konsumsi bahan bakar hingga 45 kilometer per liter berdasarkan motede pengetesan ECE R40 standar Euro dengan mengaktifkan fitur Idling Stop System.


     

     

    Lihat Juga


    Selengkapnya
    Grafis

    Pasang Surut Hubungan Anwar Ibrahim dengan Mahathir Mohamad

    Anwar Ibrahim mendukung PM Malaysia Mahathir Mohamad, padahal Anwar sempat berseteru dan akhirnya dijebloskan ke penjara oleh Mahathir di 1999.