Porsche Berambisi Merakit Mobil Terbang Tanpa Pilot

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konsep mobil terbang Pop.Up yang dirancang perusahaan aviasi Airbus. Sumber: antara

    Konsep mobil terbang Pop.Up yang dirancang perusahaan aviasi Airbus. Sumber: antara

    TEMPO.CO, Frankfurt - Porsche, perusahaan pembuat mobil sport berencana membuat mobil terbang dalam persaingan teknologi taksi urban dan layanan ride-sharing yang terus berkembang di dunia. Namun, mereka ingin teknologi yang akan disematkan pada mobil terbang lebih canggih menggabungkan dengan teknologi swakemudi.

    Kepala penjualan Porsche Detlev von Platen mengatakan kepada majalah Jerman bahwa ide untuk membuat mobil terbang adalah hal yang masuk akal untuk saat ini.

    "Itu benar-benar masuk akal. Jika saya berkendara dari (pabrik Porsche) di Zuffenhausen ke bandara Stuttgart, saya memerlukan setidaknya setengah jam, itu jika saya beruntung. Apabila terbang hanya memakan waktu tiga setengah menit," tulis Automocowoche mengutip ucapan von Platen dilansir Reuters.

    Baca: Mobil Terbang PAL-V Liberty Hanya Dijual 90 Unit, Simak Speknya

    Porsche bisa bergabung dengan perusahaan perakitan yang mengerjakan desain mobil terbang guna mengantisipasi pergeseran di pasar transportasi dari mobil konvensional ke kendaraan swakemudi yang dioperasikan menggunakan aplikasi.

    Perancang Volkswagen, Italdesign dan Airbus, pada pameran Geneva auto show tahun lalu menghadirkan mobil terbang dengan dua tempat duduk yang disebut Pop.Up. Mobil itu dirancang untuk menghindari kemacetan di jalanan perkotaan.

    Baca: Setelah Akuisisi Saham Daimler, Geely Ingin Buat Mobil Terbang

    Majalah tersebut mengatakan, di bawah rencana Porsche, penumpang dapat mengendalikan kendaraan yang terbang sendiri tanpa memerlukan lisensi pilot karena mobil itu akan bergerak secara otomatis.

    Pesaing potensial kendaraan terbang Porsche antara lain Volocopter dari Jerman yang didukung Daimler, Lilium Jet dan eVolo, serta Joby Aviation dari AS, demikian Reuters.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.