Rabu, 15 Agustus 2018

Sedan Mazda Miata Lawas Jadi Street Racer, Tenaga 536 HP

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang penggemar otomotif, Harry Novarianto, 31 tahun, memodifikasi Mazda MX-5 Miata NB 2001 miliknya dengan konsep street racer. TEMPO/Anwar Siswadi

    Seorang penggemar otomotif, Harry Novarianto, 31 tahun, memodifikasi Mazda MX-5 Miata NB 2001 miliknya dengan konsep street racer. TEMPO/Anwar Siswadi

    TEMPO.CO, Bandung - Seorang penggemar otomotif, Harry Novarianto, 31 tahun, memodifikasi Mazda MX-5 Miata NB 2001 miliknya dengan konsep street racer. Mempertahankan penampilan asli sebagai sedan convertible, ia membongkar total mesin berkapasitas 1.800 menjadi 2.500 cc. “Tenaganya sampai 536 horse power,” katanya.

    Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018 April lalu di Kemayoran, Jakarta, mobilnya menyabet sebelas trofi. “Termasuk The Best Clean Engine,” katanya di Bandung. Selama dua hari akhir pekan lalu, wiraswastawan sebuah event organizer di Jakarta itu menjadi peserta kontes Indonesia Auto Modified 2018 pada 12-13 Mei di Graha Manggala Siliwangi Bandung.

    Baca: Setelah CX-9, Mazda Siapkan 4 Model Produk Baru 2018

    Mobil itu bernilai spesial sejak dimiliki Harry dari tangan kawannya. Lewat cara tukar tambah, dia harus menebusnya dengan memberikan sebuah Honda CR-V keluaran 2010 plus duit Rp 100 juta. Selain wujudnya dinilai keren, jumlahnya di Indonesia tergolong langka. “Kabarnya hanya ada sepuluh unit,” kata Harry.

    Seorang penggemar otomotif, Harry Novarianto, 31 tahun, memodifikasi Mazda MX-5 Miata NB 2001 miliknya dengan konsep street racer. TEMPO/Anwar Siswadi

    Modifikasi mobilnya berjalan selama 1,5 tahun. Lamanya tahapan proses karena mesin dan beberapa aksesoris serta komponen lain harus diimpor dari Jepang. Proyek modifikasi selanjutnya ingin menyamai mobil serupa di Jepang yang diulik sampai 850 horse power. “Biaya modifnya yang ini Rp 180 juta, paling mahal seputar engine,” ujarnya.

    Baca: Kerennya Daihatsu Gran Max Pengangkut Material: Gagah dan Ceper

    Proyek modifikasi barunya nanti juga untuk mengatasi masalah karakter mesin yang cepat panas. “Pakai 30 menit sudah serasa bawa mobil empat jam,” kata Harry. Kondisi itu tidak membuat mesin mati kemudian, namun kenyamanan di kabin terganggu karena hawa menjadi gerah meskipun atap dibuka atau penyejuk udara diaktifkan.

    Meskipun digarap bergaya anak muda dengan suspensi pendek, tapi banyak ibu-ibu yang suka mendekati mobil Mazda itu di berbagai acara pameran dan kontes otomotif.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia Polii dan Apriani Rahayu Ingin Sejarah Baru di 2018

    Setelah Nitya Krishinda cedera, pasangan atlet bulu tangkis ganda putri Greysia Polii dan Apriani Rahayu menjadi unggulan di Asian Games 2018 nanti.