Kamis, 18 Oktober 2018

3 Penyebab Dimas Ekky Kurang Kompetitif Saat Debut Moto2

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dimas Ekky Pratama saat menjalani debut di Grand Prix Moto2 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Minggu 17 Juni 2018. Dok AHM

    Dimas Ekky Pratama saat menjalani debut di Grand Prix Moto2 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Minggu 17 Juni 2018. Dok AHM

    TEMPO.CO, JakartaDimas Ekky Pratama akhirnya mampu menyelesaikan balapan Grand Prix Moto2 di Sirkuit Catalunya, Spanyol, Minggu, 17 Juni 2018. Pembalap Astra Honda Racing Team itu berhasil finis ke-24 dan mendapat banyak pelajaran penting dalam kejuaraan dunia selevel di bawah MotoGP ini.

    Memulai balapan di baris ke-10 pada posisi 30, Dimas, yang berstatus sebagai pembalap wildcard, melakukan start dengan sangat baik dan berhasil melonjak ke posisi 25 hanya dalam satu putaran. Dimas, yang balapan dengan dukungan penuh Astra Honda Racing Team (AHRT), harus berjibaku dengan banyak pembalap kelas dunia lain hingga melintasi garis akhir di posisi ke-24 dengan total catatan waktu 39 menit 6,663 detik.

    Baca:
    Moto2 Catalunya: Fabio Juara, Alex Marquez Ke-3, Dimas Ekky..
    Tabrakan Usai Selebrasi Kemenangan Terjadi di Moto2, Siapa Salah?

    Sejak babak latihan bebas, Dimas harus bertarung dengan kondisi trek yang penuh tantangan akibat temperatur yang cukup tinggi. Dia juga membalap dengan menahan rasa sakit pada lutut akibat terjatuh saat sesi kualifikasi, Sabtu, 16 Juni 2018.

    “Akhir pekan yang sangat berat, tapi kami berhasil mencapai target, yaitu menyelesaikan balapan dan belajar sebanyak mungkin dari pengalaman bertarung dengan banyak pembalap dunia ini. Balapan di GP sangat berbeda dengan FIM CEV karena semua pembalap sangat kompetitif dari awal sampai akhir,” ucap pembalap yang menjalani musim balap dalam ajang FIM CEV Moto2 European Championship tersebut.

    Saat balapan, Dimas mencoba terus mengikuti 20 besar pembalap di depannya. Namun dia terus merasa ada sedikit putaran roda berlebih (spinning) saat memasuki tikungan.

    ”Tapi positifnya saya menyelesaikan balapan dan mendapat banyak pelajaran penting yang bisa dipakai pada seri FIM CEV selanjutnya di Aragon. Saya berterima kasih pada tim atas kerja kerasnya, Astra Honda, semua sponsor yang mewujudkan kesempatan ini, dan pendukung dari Indonesia. Saya siap melanjutkan balapan dan tak sabar untuk kembali ke FIM CEV di Motorland,” tuturnya.

    Baca: Moto2 Catalunya: Dimas Ekky Akan Pakai Sasis Baru

    GM Marketing Planning and Analysis AHM A. Indraputra mengatakan balapan ini pun sangat penting bagi AHRT, yang untuk pertama kalinya turun langsung dalam ajang kejuaraan dunia sekelas GP Moto2. Pengalaman pertama ini menjadi modal besar guna memperkuat dukungan untuk pembalap-pembalap berbakat Tanah Air di berbagai kancah balap internasional.

    "Kami akan terus memberi dukungan untuk para pembalap muda berbakat Tanah Air demi kejayaan bangsa Indonesia di ajang balap. Pencapaian Dimas Ekky ini menjadi bukti keseriusan AHM untuk melakukan penjenjangan pembalap hingga level tertinggi," kata Indraputra.

    Hasil akhir setelah 22 putaran di Catalunya itu tentu menjadi modal sangat berharga bagi Dimas Ekky untuk menambah pengalaman dalam level balap tertinggi. Dimas akan kembali turun bersama AHRT dalam FIM CEV Moto2 European Championship seri kelima di Motorland, Aragon, Spanyol, pada 28-29 Juli 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khasoggi dan 4 Jurnalis yang Tewas karena Kasus Korupsi

    Jamal Khasoggi dan sejumlah wartawan tewas di Eropa ketika melakukan investigasi kasus korupsi. Ada yang diperkosa, dibom, dan bahkan dimutilasi.