GIIAS: Bisnis Jual Beli Mobil Bekas Suzuki Naik Hingga 30 Persen

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suzuki Jimny generasi terbaru menjadi pusat perhatian pengunjung GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    Suzuki Jimny generasi terbaru menjadi pusat perhatian pengunjung GIIAS 2018. 3 Agustus 2018. TEMPO/Wawan Priyanto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kehadiran Suzuki Auto Value, unit bisnis PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang menggarap bisnis mobil bekas, mulai memberikan kontribusi signifikan terhadap penjualan mobil baru Suzuki. Dalam 3 bulan terakhir, transaksi yang dicetak oleh Auto Value mengalami pertumbuhan hingga mencapai 30 persen. Meningkat signifikan dari capaian pada periode sama di tahun lalu, yang hanya tumbuh sekitar 10 persen.

    Awal Auto Value beroperasi pada 2017, memang hanya melayani konsumen Suzuki. Namun seiring dengan perjalanan waktu, ternyata ada banyak konsumen dari merek otomotif di luar Suzuki yang menjual mobilnya ke Auto Value. Dari mobil penumpang maupun niaga.

    Baca: Suzuki Jimny Bisa Diproduksi di Indonesia, Harganya?

    "Faktanya, mereka pun menukarnya dengan mobil baru Suzuki, dengan sejumlah alasan privacy. Tren ini memang patut kami syukuri karena ikut mendongkrak penjualan mobil baru Suzuki. Ini merupakan pencapaian yang sangat menggembirakan," kata Business Development Head SIS Hendro H. Kaligis kepada Bisnis di booth Suzuki GIIAS 2018, ICE BSD City Tangerang Selatan Banten, Sabtu 4 Agustus 2018.

    Pertumbuhan tersebut didorong oleh semakin banyaknya konsumen otomotif di luar merek Suzuki yang mengenal dan berpengalaman merasakan layanan Auto Value dengan sejumlah keuntungan kompetitif yang didapatkanya dibandingkan dari perusahaan jual-beli mobil bekas lainnya.

    Untuk mengantisipasi tren menggembirakan tersebut, manajemen Auto Value mendorong semua dealer Suzuki di seluruh Indonesia, terutama yang berlokasi di wilayah Jabodetabek untuk segera membuka layanan Auto Value di masing-masing wilayah.

    "Kalau layanan itu sudah tersedia, diharapkan bisa melayani konsumen yang memiliki mobil bekas, baik untuk menjual mobilnya maupun untuk menukarkannya dengan mobil baru Suzuki".

    Baca: Penasaran, Pengunjung GIIAS Kerubuti Suzuki Bandit GSX 150

    Bermodal dengan pencapaian positif tersebut, Auto Value meyakini sebelum akhir tahun ini akan mampu membukukan pertumbuhan transaksi lebih dari 30 persen. "Tren semakin banyaknya pemilik mobil bekas yang percaya terhadap Auto Value, sangat kami syukuri dan itu sangat membantu dalam mendongkrak penjualan mobil baru Suzuki," tuturnya.

    Saat ini Auto Value sudah mengoperasikan 2 outlet tukar-tambah mobil bekas yang memiliki Sertifikat Mutu Kendaraan (Certified Used Car) yaitu Sejahtera Niaga Mobilindo Gading Serpong di Jalan Boulevard Kavling CBD Blok M5 No. 25-26 Gading Serpong Curug Sangereng Karang Tengah Tangerang dan Sejahtera Niaga Mobilindo Pulogadung di Jalan Raya Bekasi km 19, Pulogadung, Jakarta Timur.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.