Jumat, 14 Desember 2018

Kisah Abrina Hobi Riding, Ketemu Pocong hingga Dipepet Begal

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Abrina, seorang ibu rumah tangga asal Denpasar, Bali, yang hobi riding naik Royal Enfield. Oktober 2018. (Istimewa/Dok Pribadi)

    Abrina, seorang ibu rumah tangga asal Denpasar, Bali, yang hobi riding naik Royal Enfield. Oktober 2018. (Istimewa/Dok Pribadi)

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Memiliki tujuan ingin eksplorasi Indonesia, Abrina ingin membuktikan kalau perempuan bisa menjelajah menggunakan sepeda motor (riding) jarak jauh. Menurut ibu muda dari Bali ini perempuan juga mampu dan bukan hanya di dapur saja. Di balik hobi riding yang dilakukan Abrina banyak mendapati pengalaman unik.

    Ia mengaku, pernah nyasar ke jurang dan akhirnya harus menyeberangi sungai yang dalamnya semata kaki. Mengendarai Royal Enfield Himalayan, ia tidak mengalami kendala saat menyeberangi sungai.

    Baca: Royal Enfield Interceptor 650 Torsi Mantap, Mesin Minim Getaran

    Kemudian pernah riding mengajak anak dari Denpasar sampai Kintamani. Abrina memiliki dua orang anak, yang pertama laki-laki umur tujuh tahun, adiknya perempuan umur enam tahun. “Anak laki-laki duduk di depan, yang perempuan duduk di belakang,” ujarnya di Yogyakarta pada Jumat, 5 Oktober 2018.

    Menurut pengakuan anaknya kepada Abrina, mereka merasa senang semua dan jarak yang ditempuh lumayan, sekitar 200 kilometer. Anak laki-lakinya yang duduk di depan suka memantau indikator bahan bakar. “Mah bensin tinggal dua strip,” kata Abrina menirukan ucapan anaknya.

    Baca: Royal Enfield Ajak Biker Merasakan Sensasi Himalayan di Offroad

    Pengalaman Riding paling menyeramkan yaitu bertemu sosok yang diduga pocong saat ingin beli wedang jahe. “Ingin beli wedang jahe, kebetulan tempatnya dekat pohon pisang dan saya melihat pocong. Kejadian sekitar pukul 20.00 di daerah Bogor. Belum sempat turun dari motor, saya langsung tancap gas tidak jadi beli wedang jahe,” ujarnya.

    Tak kalah seram, bertemu orang gila di dekat pantai saat ingin istirahat. Baru ingin rebahan di sekitaran pantai, ada orang gila semakin mendekat bawa batu pula. “Saya takut ditimpuk langsung kabur,” kata dia.

    Pernah juga dipepet begal berjumlah tiga orang di daerah Bogor, Jawa Barat. Padahal, ia sempat diingatkan seorang kawan untuk tidak melewati sebuah jalan di daerah Bogor yang dianggap rawan begal. “Tapi saya ngeyel, ketika sadar ada yang mengikuti, saya ngebut dan untungnya mereka tidak berhasil mengejar,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....