Ekspor Suzuki Karimun Wagon R ke Pakistan Meningkat

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memeriksa mesin sebuah mobil Suzuki usai dirakit di sebuah pabrik mobil di Bekasi, Jawa Barat, 27 Februari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    Pekerja memeriksa mesin sebuah mobil Suzuki usai dirakit di sebuah pabrik mobil di Bekasi, Jawa Barat, 27 Februari 2015. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) berhasil membukukan volume ekspor Suzuki Karimun Wagon R dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) sebanyak 78.384 unit sejak pertama kali diekspir ke Pakistan pada 2014 silam. Pencapaian tersebut menobatkan Karimun Wagon R sebagai produk Suzuki dengan jumlah ekspor tertinggi dalam bentuk CKD.

    Department Head of Export Import PT SIM Hady Surjono Halim mengatakan bahwa sejak diekspor ke Pakistan, jumlah permintaannya selalu meningkat dari tahun ke tahun. Ia mengklaim prestasi ini cukup menggembirakan karena Karimun Wagon R produksi pabrik Tambun dan bisa diterima dengan baik di Pakistan.

    “Raihan ini terus memacu kami untuk memenuhi dan mengembangkan pasar ekspor di Pakistan, sehingga Suzuki Indonesia bisa berkontribusi lebih besar lagi bagi ekspor Indonesia,” kata Hady dalam siaran pers yang diterima Tempo, Sabtu, 27 Oktober 2018.

    Baca: Suzuki Indonesia Ekspor 478.351 Unit Kendaraan ke 109 Negara

    Menurut Hady, sepanjang periode Januari-September 2018, Suzuki mencatat jumlah ekspor Karimun Wagon R mencapai 23.712 unit. Performa ekspor Karimun Wagon R pada periode ini meningkat 27 persen dibanding perolehan periode yang sama di tahun sebelumnya sebanyak 18.720 unit.

    Melihat pertumbuhan positif ini, lanjut Hady, Suzuki menargetkan akan mengapalkan 32.400 unit Karimun Wagon R pada tahun 2018. Selain mengekspor kendaraan ke Pakistan, Suzuki juga telah mengekspor 39.336 buah komponen knock down Karimun Wagon R ke India pada periode Januari-September 2018.

    Baca: Konten Lokal Suzuki Karimun Wagon R Capai 87 Persen

    Masih menurut Hady, momentum Suzuki memulai ekspor Karimun Wagon R bertepatan dengan maraknya pasar city car di Pakistan, sehingga membuat permintaan ekspor Karimun Wagon R tinggi. Minat yang besar membuat Suzuki optimistis dengan menargetkan ekspor Karimun Wagon R tahun 2018 lebih besar 20 persen dibandingkan tahun lalu.

    Baca: Suzuki Indonesia Tambah Volume Ekspor dan Investasi

    Hady mengklaim Karimun Wagon R digemari di Pakistan karena memiliki interior yang nyaman, eksterior menarik, dan ukuran kendaraan compact sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sana. Selain itu, Karimun Wagon R juga irit, ramah lingkungan, dan dijual dengan harga yang terjangkau. Keunggulan yang dimiliki Karimun Wagon R menjadikannya sebagai city car yang banyak dipilih masyarakat Pakistan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ahok Bebas, BTP Berencana Masuk Bisnis Minyak dan Televisi

    Pengacara Basuki Tjahaja Purnama, Teguh Samudera menyampaikan bahwa setelah Ahok bebas, kliennya akan menekuni bisnis minyak dan terjun ke televisi.