Bekas Pejabat Nissan Memberikan Pembelaan terhadap Carlos Ghosn

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pimpinan eksekutif Nissan Motor Carlos Ghosn berpose dengan mobil konsep Land Glider, dalam Tokyo Motor Show di Chiba, sebelah timur Tokyo, Jepang (21/10). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    Pimpinan eksekutif Nissan Motor Carlos Ghosn berpose dengan mobil konsep Land Glider, dalam Tokyo Motor Show di Chiba, sebelah timur Tokyo, Jepang (21/10). (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan eksekutif Nissan Motor yang ditangkap bersama mantan bosnya Carlos Ghosn memberikan pembelaan mengatakan hal tersebut telah didiskusikan dengan pejabat lainnya dan dibayarkan tepat, dilansir penyiaran publik Jepang NHK, Sabtu 24 November 2018 waktu setempat.

    Dalam komentar pertamanya yang dilaporkan sejak penangkapannya pada hari Senin, Greg Kelly juga dikutip oleh NHK mengatakan bahwa dia telah bekerja untuk kebaikan Nissan, bukan cuma-cuma mengikuti instruksi Ghosn.

    Baca: Kasus Penangkapan Carlos Ghosn, Saham Nissan Anjlok

    Jaksa Jepang mengatakan Ghosn dan Kelly bersekongkol untuk mengecilkan bayaran Ghosn sekitar setengah dari 10 miliar yen atau US$ 88 juta yang diperolehnya di Nissan selama lima tahun dari 2010. Perusahaan juga telah mengutip beberapa pelanggaran lainnya.

    "Kompensasi mantan ketua dibahas dengan mereka di departemen terkait dan dilakukan dengan tepat. Saya tidak hanya mengikuti perintah mantan ketua, tetapi bekerja demi kebaikan perusahaan," kata Kelly, menurut laporan itu seperti dilansir Reuters.

    Sementara itu, Jaksa Jepang kemungkinan akan membidik kasus kriminal baru melawan tergulingnya bos Nissan Motor Carlos Ghosn karena mengecilkan remunerasinya sebesar 3 miliar yen selama 3 tahun dari fiskal 2015, surat kabar Asahi melaporkan pada hari Jumat waktu setempat.

    Ghosn dan mantan Direktur Perwakilan Nissan Greg Kelly saat ini sedang diselidiki dalam kasus dugaan persekongkolan untuk mengecilkan upah Ghosn sekitar setengah dari 10 miliar yen yang diperolehnya di Nissan selama lima tahun dari fiskal 2010.

    Selain itu, Ghosn telah mengecilkan remunerasinya di Nissan sekitar 8 miliar yen dalam 8 tahun hingga tahun fiskal yang berakhir Maret, kata surat kabar itu, tanpa mengutip sumber.

    Baca: Carlos Ghosn Punya Jabatan di Aliansi, Ini Tindakan Mitsubishi

    Tidak disebutkan apakah kasus baru juga akan menargetkan Kelly. Sebuah kasus baru akan membuat Ghosn ditahan kembali, kata Asahi.

    Ghosn dan Kelly ditangkap dan diberhentikan dari posisi mereka minggu ini atas tuduhan kesalahan keuangan.

    Dewan Nissan memilih dengan suara bulat pada hari Kamis untuk menggulingkan Ghosn dan Kelly dari posisi mereka. Keduanya ditangkap setelah investigasi Nissan menemukan bukti kesalahan serius termasuk remunerasi di bawah pelaporan dan penggunaan pribadi aset perusahaan.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Beda Kerusuhan Mei 2019 dengan Kengerian di Ibu Kota 1998

    Kerusuhan di Jakarta pada bulan Mei terjadi lagi, namun kejadian di 2019 berbeda dengan 1998. Simak kengerian di ibu kota pada akhir Orde Baru itu.