Varian Tertinggi Dominasi Penjualan New Nissan Livina

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu Sooyeon Joo, Deputy Director Marketing PT Nissan Motor Indonesia bersama dengan Bapak Troy Pantouw, Deputy Director Communication PT Nissan Motor Indonesia hadir dalam peluncuran All New Nissan Livina di Yogyakarta. Dok Nissan

    Ibu Sooyeon Joo, Deputy Director Marketing PT Nissan Motor Indonesia bersama dengan Bapak Troy Pantouw, Deputy Director Communication PT Nissan Motor Indonesia hadir dalam peluncuran All New Nissan Livina di Yogyakarta. Dok Nissan

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan kendaraan keluarga New Nissan Livina sejak diluncurkan pada Februari 2019 hingga akhir bulan lalu didominasi tipe VL dan VE yang menjadi varian tertinggi. "Tipe VL dan VE atau teratas mendominasi sampai 90 persen," kata Head of Product Communication Nissan, Hana Maharani, di Banda Aceh pada Test Drive Nissan All New Livina, Senin 29 April 2019.

    Baca: Penjualan Nissan Livina Diklaim Belum Ganggu Mitsubishi Xpander

    Mengacu data wholesales atau penjualan pabrik ke dealer dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), New Nissan Livina terjual 2.435 unit. Tipe VE sebanyak 1.476 unit, VL 524 unit, dan sisanya menjadi angka penjualan untuk tipe lainnya.

    Tipe VL dijual Rp261,9 juta dan VE 249,9 juta berstatus on the road Jakarta. "Tipe VL dan VE value to money karena harganya kompetitif dan fiturnya unggul," kata Hana.

    Hana mengatakan pembeli Livina terbaru didominasi tipe tertinggi karena saat ini sebagian besar konsumennya dari kalangan pembeli pribadi.

    Baca: Ini Perbedaan All New Nissan Livina dengan Xpander, Pilih Mana?

    Ia mengatakan penjualan Livina tipe terbawah akan berkembang dalam beberapa waktu ke depan, terutama dari kalangan perusahaan atau fleet. "Mobil 7 penumpang itu serbaguna. Bisa juga untuk mobil korporasi," katanya.

    Ia juga mengatakan 60 persen pembeli All New Livina hingga saat ini berasal dari Pulau Jawa.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.