Pasokan Semikonduktor Seret, Produksi Mobil Global Terganggu

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja melakukan pengcekan terakhir mobil listrik Volkswagen model ID. 4 di Zwickau, Jerman, 18 September 2020. VW ID4 mampu menempuh jarak sejauh 500 km. REUTERS/Matthias Rietschel

    Pekerja melakukan pengcekan terakhir mobil listrik Volkswagen model ID. 4 di Zwickau, Jerman, 18 September 2020. VW ID4 mampu menempuh jarak sejauh 500 km. REUTERS/Matthias Rietschel

    TEMPO.CO, JakartaProduksi mobil sedunia menghadapi tantangan akibat pandemi Covid-19, yakni kelangkaan pasokan semikonduktor.

    "Kami telah melewati krisis dengan baik berkat pengadaan dan manajemen produksi yang luar biasa. Namun, kami sekarang merasakan efek dari kemacetan semikonduktor global," ucap Murat Aksel, anggota Dewan Manajemen Grup Volkswagen untuk pengadaan, yang dikutip hari ini, Senin, 21 Desember 2020.

    Pandemi Covid-19 dan penurunan penjualan otomotif membuat pabrikan semikonduktor (bahan setengah penghantar listrik) mengalihkan kapasitas produksi ke sektor lain, seperti elektronik konsumen.

    Walhasil produksi mobil di pabrikan otomotif dunia menghadapi kekurangan komponen elektronik tersebut, termasuk produsen mobil Jerman Volkswagen.

    Tantangan pasokan semikonduktor memancing Grup Volkswagen akan menyesuaikan produksi mobil di berbagai lokasi di Cina, Amerika Utara, dan Eropa. Produksi mobil penumpang Grup Volkswagen, seperti merek Volkswagen, Skoda, Seat, dan Audi bakal terpengaruh.

    "Kami melakukan segala daya kami untuk memastikan bahwa pengiriman normal ke pelanggan dapat dilanjutkan secepat mungkin," kata Murat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu European Super League?

    Pada 19 April 2021, sebanyak 12 mega klub sepakbola Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membuat turnamen baru yang bernama European Super League.