Pabrik Tesla di AS Sempat Tutup karena Kekurangan Onderdil, Elon Musk Bicara

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan listrik Tesla baru banyak terlihat di pabrik kendaraan utama Tesla setelah CEO Elon Musk mengumumkan bahwa ia menentang Lockdown terkait wabah Virus Corona dengan membuka kembali pabrik di Fremont, California, AS, 11 Mei 202. REUTERS/Stephen Lam

    Kendaraan listrik Tesla baru banyak terlihat di pabrik kendaraan utama Tesla setelah CEO Elon Musk mengumumkan bahwa ia menentang Lockdown terkait wabah Virus Corona dengan membuka kembali pabrik di Fremont, California, AS, 11 Mei 202. REUTERS/Stephen Lam

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Elon Musk, bos produsen mobil listrik, mengatakan pabrik Tesla di Fremont, California, AS, ditutup selama dua hari pada awal pekan ini.

    Pabrik Tesla mandek berproduksi gara-gara kekurangan suku cadang atau onderdil. Produksi dimulai lagi pada Rabu lalu, 24 Februari 2021.

    "Fremont ditutup selama dua hari (kekurangan suku cadang), dan dimulai kembali kemarin (Rabu),” kata Elon Musk dalam posting Twitter, Kamis, 25 Februari 2021.

    BacaRumor Tata Motors - Tesla Bikin Pabrik Mobil Listrik

    Seseorang yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada Reuters pada Kamis bahwa setidaknya beberapa pekerja telah diberitahu untuk bekerja kembali mulai Rabu.

    Media kendaraan listrik Electrek mengutip Elon Musk menyebutkan, kepada para karyawan pabrik Tesla dia menyatakan produksi Tesla Model 3 dan SUV kecil Tesla Model Y akan digenjot produksinya. 

    Musk juga mengatakan Tesla meningkatkan produksi lini Tesla Model S dan Model X yang lebih mahal. Namun, perusahaan tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai penjelasan leboh detil.

    Tesla pada bulan lalu mengatakan menghadapi dampak dari kekurangan semikonduktor global dan gangguan logistik di pelabuhan.

    Menurut analis Raymond James Pavel Molchanov, persoalan pasokan onderdil semacam itu dihadapi seluruh industri spesifik seperti pabrik Tesla. Namun, episode ini memberikan pengingat bahwa manufaktur kendaraan listrik tunduk pada kemacetan rantai pasokan berkala.

    “Baik terkait dengan chip atau baterai, atau komponen lainnya,” ujar Molchanov.

    Samsung Electronics, pemasok chip pengontrol swakemudi ke pabrik Tesla, mengatakan menangguhkan produksi di Austin, Texas, AS. Alasannya, badai musim dingin menyebabkan pemadaman listrik.

    “Chip Tesla dibuat di pabrik Texas,” tutur Tesla , dua tahun lalu. 

    Tidak jelas berapa banyak volume atau pendapatan Tesla yang hilang karena penghentian produksi pada Senin-Selasa pekan ini. Pabrik Tesla di Fremont memiliki kapasitas produksi tahunan 500 ribu mobil Tesla Model 3 dan gabungan Tesla Model Y. 

    Yang terdampak pasokan onderdil dan chip semikonduktor bukan hanya pabrik Tesla. Beberapa produsen mobil, termasuk General Motors, Volkswagen AG, dan Ford Motor, juga dilanda kekurangan chip sehingga mereka menurunkan kapasitas produksi. 

    REUTERS | ELECTREK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tarik Ulur Vaksin Nusantara Antara DPR dan BPOM

    Pada Rabu, 14 April 2020, sejumlah anggota DPR disuntik Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto