Tabrakan mobil Tesla Model 3 dan BMW, Video TeslaCam Buktikan Siapa yang Salah

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tesla Model 3 facelift, 4 Januari 2021. (Prestige Motorcars)

    Tesla Model 3 facelift, 4 Januari 2021. (Prestige Motorcars)

    TEMPO.CO, Jakarta - TeslaCam yang terpasang pada mobil listrik sedan Tesla Model 3 telah membuktikan siapa yang salah dalam kecelakaan di California, Amerika Serikat.

    Tabrakan tersebut melibatkan mobil BMW dan Tesla Model 3.

    Dalam video TeslaCam yang diunggah Wham Baam TeslaCam pada 13 Maret 2021 terlihat kedua mobil tersebut bertabrakan. Kemudian, pengemudi BMW menuduh pengemudi Tesla sebagai penyebab tabrakan.

    “Seorang wanita sedang mengendarai Tesla Model 3 di California. Dia baru saja membeli makan malam dan sedang dalam perjalanan pulang,” tertulis dalam keterangan video.

    Ketika wanita tadi menyalakan lampu sein Tesla Model 3 untuk belok kanan, BMW menabrak dengan kecepatan penuh.

    BacaTesla Jadi Perusahaan Otomotif Terkaya Kalahkan Raksasa Toyota

    Rekaman video menunjukkan keduanya keluar dari mobil masing-masing. Pengemudi mobil BMW menuding wanita pengemudi Tesla Model 3 yang menyebabkan kecelakaan.

    Rekaman TeslaCam menunjukkan bukti lain. Pengendara Tesla berada di jalur yang benar dan menggunakan lampu sein untuk belok. Sedangkan pengemudi BMW melaju di sebelahnya di jalur sepeda.

    Kasus ini menunjukkan TeslaCam terbukti bermanfaat. Jika pengendara mengalami kecelakaan, terkadang sulit mengetahui siapa biang keladinya. Sangat mungkin salah satu di antaranya berbohong.

    Kebohongan seperti itu dapat menyebabkan beban keuangan besar di masa mendatang, asuransi, pencabutan SIM, bahkan seseorang bisa masuk bui. Tapi video TeslaCam di mobil Tesla dapat memastikan kondisi kecelakaan.

    INSIDEEVS | WHAM BAAM TESLACAM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.