Fuel Pump Mobil Toyota, Dealer Auto2000 Luncurkam Program Recall

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • PT Toyota Astra Motor meluncurkan New Toyota Alphard pada 1 Maret 2018 di Jakarta. Dok TAM

    PT Toyota Astra Motor meluncurkan New Toyota Alphard pada 1 Maret 2018 di Jakarta. Dok TAM

    TEMPO.CO, Jakarta - Dealer mobil Toyota, Auto2000, membuka layanan special service campaign (SSC) atau recall untuk mobil Toyota buatan 2017-2019 yang bermasalah pada komponen Fuel Pump atau pompa bahan bakar.

    “Bila memang mobil yang dimiliki termasuk program ini, maka Auto2000 siap membantu. Hubungi bengkel Auto2000 terdekat untuk booking dan mengganti komponen Fuel Pump gratis,” kata Aftersales Division Head Auto2000 Nur Imansyah Tara dalam keterangan tertulis pada Rabu, 24 Maret 2021.

    Model mobil yang masuk program recall, yakni Toyota Alphard buatan 2017-2019, C-HR 2018-2019, Corolla 2019, Camry 2019, Voxy 2018-2019, Toyota Kijang Innova 2018-2019, Toyota Fortuner 2018-2019, Hilux 2019, serta Toyota Avanza dan Rush 2017-2019.

    BacaAvanza dan Rush Ditarik karena Masalah Fuel Pump, Simak Gejalanya

    Adapun pemilik Toyota Hilux tahun produksi Juni-Desember 2018 diminta mengecek komponen rem brake booster.

    Jika mobil masuk kategori bermasalah Fuel Pump dan brake booster, Nur Imansyah Tara menjelaskan, pemilik bisa menghubungi call center Auto2000 di 1-500-898 atau bengkel Auto2000 terdekat. Pemilik mobil Toyota juga bisa mengunjungi website resmi Toyota di www.toyota.astra.co.id/ssc untuk mengecek nomor rangka atau via WhatsApp di nomor 082289802000.

    “Kami meminta pemilik mobil Toyota mengecek nomor rangka, apakah masuk dalam program recall atau tidak,” ujar Nur Imansyah Tara mengenai recall mobil Toyota karena masalah Fuel Pump.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.