Lewis Hamilton Ngotot Gunakan Perhiasan di GP Inggris Meski Dilarang

Reporter

Pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, merayakan kemenangannya seusai balapan F1 GP Rusia di Sochi Autodrom, Sochi, Rusia, Ahad, 26 September 2021. Kemenangan di Sochi membuat Lewis kembali ke puncak klasemen, terpaut dua poin dari rival terdekatnya, Max Verstappen. REUTERS/Maxim Shemetov

TEMPO.CO, Jakarta - Juara dunia tujuh kali Lewis Hamilton tak khawatir dengan ancaman larangan tampil di Grand Prix Inggris dari Fédération Internationale de l'Automobile (FIA) karena memiliki tindik dan perhiasan di sejumlah anggota badannya.

Pembalap Mercedes, yang memiliki banyak tindikan itu, terlibat perselisihan dengan FIA tentang penggunaan perhiasan saat balapan pada bulan Mei lalu tetapi diberi pengecualian sampai Silverstone untuk item yang memerlukan intervensi khusus seperti tindik di hidung (piercing). 

Pengecualian itu sekarang telah berakhir, dengan beberapa laporan media menunjukkan Hamilton mungkin tidak diizinkan untuk memulai balapan hari Minggu, tetapi pembalap itu menolak skenario itu ketika ditanya di sirkuit pada hari Kamis, 30 Juni 2022.

"Ini agak gila untuk berpikir bahwa dengan segala sesuatu yang terjadi di dunia yang menjadi fokus orang," kata pembalap Inggris paling sukses sepanjang masa yang masih menggunakan tindik hidung dan telinga saat sesi konferensi pers kemarin.

"Saya akan balapan akhir pekan ini. Saya akan bekerja dengan FIA. Saya akan mengatakan masalah ini tidak terlalu penting untuk dibesar-besarkan. Saya akan bekerja dengan (presiden FIA) Mohammed (Ben Sulayem) dan timnya sehingga kami dapat maju ke depan."

Larangan menggunakan perhiasan, serta pemakaian pakaian dalam yang tidak sesuai aturan, sebenarnya sudah ditetap oleh FIA namun jarang diterapkan.

Sebagai contoh, pembalap F1 diwajibkan untuk menggunakan pakaian pelindung tahan api untuk mengurangi risiko terbakar pada saat terjadi kecelakaan. Namun, pakai dalam yang dikenakan pembalap sebelum pakaian pelindung tahan api disebut dapat meningkatkan risiko luka bakar jika terjadi kecelakaan.

Bos tim Mercedes Toto Wolff mengatakan bahwa pembicaraan sedang berlangsung dengan FIA.

"Ini telah menjadi topik yang telah lama dibahas dan mereka telah mencapai konsensus," kata pria Austria itu.

"Tidak akan ada masalah."

Baca juga: Lewis Hamilton Punya Rekor Kemenangan Terbanyak F1 di Silverstone

Ingin berdiskusi dengan redaksi mengenai artikel di atas? Mari bergabung di grup Telegram GoOto






Formula 1: Tekad Lewis Hamilton Geser Ferrari di Klasemen Konstruktor

6 jam lalu

Formula 1: Tekad Lewis Hamilton Geser Ferrari di Klasemen Konstruktor

Pembalap Formula 1 Lewis Hamilton berusaha untuk tampil menyerang secara maksimal hingga akhir musim untuk menggeser Ferrari di klasemen konstruktor.


Formula 1 2023 Bakal Gelar 24 Seri dan 6 Sprint Race

1 hari lalu

Formula 1 2023 Bakal Gelar 24 Seri dan 6 Sprint Race

Formula 1 telah memastikan jumlah balapan pada musim depan. Mau tahu informasi selanjutnya? Simak selengkapnya di artikel ini!


Punya Modal Manis, Hamilton Bisa Kalahkan Verstappen di Formula 1 Singapura?

1 hari lalu

Punya Modal Manis, Hamilton Bisa Kalahkan Verstappen di Formula 1 Singapura?

Formula 1 Singapura bakal dilangsungkan pada Minggu, 2 Oktober 2022, di mana Lewis Hamilton memiliki kenangan manis.


Kisah di Balik Kalung Kesukaan Permaisuri Camilla yang Jarang Dilepas

1 hari lalu

Kisah di Balik Kalung Kesukaan Permaisuri Camilla yang Jarang Dilepas

Camilla merasa nyaman memakai kalung itu, ditambah dengan nilai sentimental yang dimilikinya.


Formula 1: Guanyu Zhou Bertahan di Alfa Romeo Musim 2023

1 hari lalu

Formula 1: Guanyu Zhou Bertahan di Alfa Romeo Musim 2023

Guanyu Zhou akan tampil di hadapan pendukungnya sendiri ketika balap Formula 1 kembali digelar di Shanghai, Cina, musim 2023.


Bros Terakhir yang Dikenakan Ratu Elizabeth II akan Dipamerkan untuk Publik

2 hari lalu

Bros Terakhir yang Dikenakan Ratu Elizabeth II akan Dipamerkan untuk Publik

Pin platinum dipilih secara pribadi oleh Ratu Elizabeth II sebagai hadiah dari The Goldsmiths' Company untuk perayaan Jubilee-nya


Nicholas Latifi Tinggalkan Williams di Akhir Musim Formula 1 2022

5 hari lalu

Nicholas Latifi Tinggalkan Williams di Akhir Musim Formula 1 2022

Pembalap Kanada Nicholas Latifi akan meninggalkan Williams ketika kontraknya berakhir pada akhir musim ini, tim Formula 1 mengumumkan pada Jumat, 23 September 2022.


Meski Diragukan, Pembalap Wanita ini Yakin Bisa Masuk Formula 1

6 hari lalu

Meski Diragukan, Pembalap Wanita ini Yakin Bisa Masuk Formula 1

Jamie Chadwick bertekad mencapai jejang Formula 1 dalam lima tahun ke depan meskipun bos olahraga, Stefano Domenicali meragukannya.


Formula 1: Yuki Tsunoda Bertahan di AlphaTauri Musim 2023

7 hari lalu

Formula 1: Yuki Tsunoda Bertahan di AlphaTauri Musim 2023

AlphaTauri mempertahankan Yuki Tsunoda untuk musim 2023. Ini merupakan tahun ketiga pembalap Jepang itu bersama tim asal Italia itu.


Formula 1: Red Bull Ditantang Sapu Bersih Kemenangan Enam Seri Terakhir

9 hari lalu

Formula 1: Red Bull Ditantang Sapu Bersih Kemenangan Enam Seri Terakhir

Pembalap Red Bull Max Verstappen berpeluang mengunci gelar juara dunia di Grand Prix Singapura dua pekan mendatang jika meraih minimal 23 poin.