Honda CBR250RR Pakai Stang Underyoke, Kawasaki Ninja Tak Mau Ikut

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasaki Ninja 250 yang dipamerkan di Tokyo Motor Show 2017. Sumber: overdrive.in

    Kawasaki Ninja 250 yang dipamerkan di Tokyo Motor Show 2017. Sumber: overdrive.in

    TEMPO.CO, Jakarta - All New Kawasaki Ninja 250 tak mau ikut-ikutan tren penggunaan stang rendah atau under yoke untuk menampilkan kental nuansa balap. Sejumlah pabrikan latah menerapkan gaya balap pada motor hariannya, seperti Honda CBR250RR, All New Yamaha R15 dan Suzuki GSX-R150. Kawasaki Ninja tetap mengikuti versi lama dengan menggunakan stang jepit yang lebih tinggi dari kompetitor sehingga lebih nyaman.

    "Sepeda motor ini menjawab semua keinginan konsumen Ninja yang menginginkan motor performa tinggi yang terinspirasi dari ajang balap world superbike dan juga nyaman dikendarai di jalan raya," kata Deputy Head Sales & Promotion Division Kawasaki Motor Indonesia, Michael Chandra Tanadhi di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu 18 November 2017.

    Baca: KMI Luncurkan All New Kawasaki Ninja 250, Ini Keunggulannya

    Michael menjelaskan all new Ninja 250cc, menggunakan mesin berkapasitas 249 cc, motor ini mengalami pengembangan dari sisi performa dan bobot yang lebih ringan dibandingkan model sebelumnya. Mesin tersebut membuat motor pabrikan Jepang ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 28,5 kW atau 39 PS pada 12,500 RPM. 

    Airbox dengan dimensi lebih besar yang terletak di bawah tangki, pada generasi sebelumnya, terletak di bawah jok pengemudi. Kemungkinan pemindahan itu untuk meningkatkan volume udara sehingga performa melonjak. Pengoperasian kopling lebih ringan 20 persen. Desain cover baru dinilai mampu mengalirkan udara panas ke lubang pembuangan di fairing, sehingga pengendara lebih nyaman menggunakan Ninja 250 terbaru saat touring. 

    Ninja terbaru ini juga memiliki sasis yang di desain menyerupai Kawasaki H2 serta lengan ayun yang lebih ringan. Suspensi depan juga dibuat lebih besar dengan piringan rem cakram yang menggunakan metode semi petal. 

    Sementara itu, lampu Light Emitting Diode (LED) pada headlamp dan tail lamp, serta ruang kendali yang dilengkapi dengan speedometer, juga merupakan perubahan baru varian ini.

    Baca: Habiskan Stok Kawasaki Ninja 250, Dealer Pertahankan Harga

    Untuk pasar Indonesia, Kawasaki Motor Indonesia memperkenalkan versi standar dengan tiga pilihan warna yakni Lime Green, Metalik Spark Black dan Passion Red. Semua varian warna dibandrol dengan harga Rp 61,9 juta per unit. 

    Terdapat juga varian Kawasaki Ninja 250 special edition dengan harga Rp64,3 juta, versi ABS berwarna passion red seharga Rp71,9 juta dan candy burnt orange MDP yang memiliki harga termahal, yakni Rp72,4 juta. Seluruh harga berstatus on the road Jakarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbedaan Pilkada Langsung, Melalui DPRD, dan Asimetris

    Tito Karnavian tengah mengkaji sejumlah pilihan seperti sistem pilkada asimetris merupakan satu dari tiga opsi yang mungkin diterapkan pada 2020.