Saingi Yamaha R3, Kawasaki Ninja 400 Banyak Berbenah

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasaki Ninja di Amerika Serikat akan mengeluarkan 2 varian baru dari Kawasaki Ninja, yaitu Ninja 300 dan 400. doogri.co.il

    Kawasaki Ninja di Amerika Serikat akan mengeluarkan 2 varian baru dari Kawasaki Ninja, yaitu Ninja 300 dan 400. doogri.co.il

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasaki kini menemukan titik manis dengan Kawasaki Ninja 400 terbaru. Sepeda motor ini telah menjalani penyegaran dengan pengurangan bobot yang cukup besar, tambahan tenaga 103cc, dan desain lebih seksi. Model non-ABS dijual dengan harga mulai dari US$ 4,999 setara Rp 70 juta sementara ABS ditambah US$ 300 setara Rp 4 juta.

    Penyegaran ini dilakukan ketika Kawasaki mulai merasakan persaingan tajam dari kompetitor Yamaha R3 dan KTM RC 390. Model-model ini bertarung di segmen sportbike entry-level yang ringan. 

    Baca: Tenaga Kawasaki Ninja 400 Ungguli KTM RC 390 dan Honda CBR500R

    Kawasaki telah meningkatkan kubikasi Ninja 400 sebesar 103cc, dibanding model sebelumnya. Peningkatan ini sedikit lebih tinggi dibanding rival. Rasio kompresi kini 11,5: 1 dari 10,6: 1.

    Revisi kinerja mesin dapat dilihat di seluruh bagian, termasuk diameter pipa kepala yang lebih besar pada 31,8mm, flywheel (roda gila) lebih ringan, tuning lebih presisi yang memungkinkan untuk memangkas sub throttle. 

    Baca: Kawasaki Ninja 400 Gantikan Kubikasi 300 untuk Kalahkan Yamaha

    Keunggulan lain dari kinerja mesin adalah camshaft ringan serta asupan yang dioptimalkan, piston baru yang juga lebih ringan. Silinder ini juga tanpa lengan dan menggunakan bore berlapis. 

    Radiator Kawasaki Ninja 400 juga telah dirancang ulang untuk mengarahkan panas lebih jauh dari komponen yang terhubung dengan pengendara. Airbox juga direkayasa dengan kekakuan yang lebih tinggi di bagian atas untuk menghilangkan suara yang tidak diinginkan. Kawasaki mengatakan ini sangat penting untuk meningkatkan kinerja mesin pada rpm tinggi.

    MOTORCYCLE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.