Mengejutkan, Penjualan Sedan di Cina Salip SUV

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Showroom mobil di Cina

    Showroom mobil di Cina

    TEMPO.CO, Jakarta - Penjualan mobil SUV di Cina disalip sedan pada bulan Mei 2018. Ini merupakan yang pertama kalinya terjadi dalam  tujuh tahun terakhir.

    Segmen SUV telah mempertahankan tingkat pertumbuhan yang jauh lebih cepat meskipun dalam lima bulan pertama tahun ini disusul oleh sedan. Penjualannya tumbuh 11,7 persen dari Januari hingga Mei 2018 menjadi 4,22 juta sementara sedan naik 4,8 persen menjadi 4,73 juta pada periode yang sama.

    Pertumbuhan penjualan untuk SUV melonjak 36,19 persen (Year on Year) pada 2014, 59,93 persen pada 2015 dan 43,41 persen pada 2016, sebelum jatuh ke 13,32 persen pada 2017.

    Baca: April 2018 Penjualan Mobil di Cina Tembus 2,32 Juta Unit

    Hal ini sangat mengejutkan banyak orang di industri ini, penjualan sedan pada Mei melonjak 12,1 persen dibanding periode yang sama tahun lalu menjadi 940 ribu unit. Sementara segmen SUV tampaknya kehilangan momentum, hanya tumbuh 6,5 persen (YoY) menjadi 761 ribu.

    Menurut statistik dari Asosiasi Produsen Mobil Cina, sebanyak 2,28 juta kendaraan terjual bulan lalu, naik 9,6 persen untuk periode yang sama pada tahun lalu. Berkat penjualan Mei, total penjualan kendaraan tumbuh 5,7 persen dalam lima bulan pertama tahun ini menjadi 11,79 juta unit.

    "Dapat dimengerti bahwa pertumbuhan penjualan SUV sedikit melambat setelah bertahun-tahun selalu melonjak," kata Xu Haidong, Asisten Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Cina seperti dikutip dari China Daily.

    Tidak jelas apakah tingkat pertumbuhan SUV akan terus melambat, tetapi para analis mengatakan bahwa akan sangat sulit bagi mereka untuk meroket seperti tahun-tahun sebelumnya.

    Baca: Penjualan Mobil Cina Melonjak, Wuling Terbanyak

    Mobil SUV terkenal dengan posisi tempat duduk yang lebih tinggi. Kelapangan kabin dan beberapa kemampuan off-road memang populer di Cina dalam beberapa tahun terakhir.

    Popularitasnya telah memikat banyak merek, terutama merek-merek  internasional untuk memperkenalkan SUV ke dalam lineup mereka seperti Volkswagen AG, dengan Tiguan-nya sudah terbukti populer di pasar Cina. 

    Dan berencana untuk memperkenalkan setidaknya 10 model SUV bermerek Volkswagen ke Cina pada 2020.  

    General Motors juga mengatakan kepada China Daily akhir tahun lalu bahwa sekitar sepertiga model masa depan Chevrolet di Cina akan menjadi SUV. 

    Baca: Suzuki Hengkang dari Cina, Ingin Fokus di India

    Tetapi Cui Dongshu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Mobil Penumpang Cina mengatakan ini bukan sesuatu yang kebetulan jika sedan mengungguli SUV. “Ini akan menjadi titik balik, SUV tidak akan melonjak dan meroket seperti sebelumnya dan sedan akan mulai memperkuat posisinya," katanya. 

    Sedan tetap menjadi pilihan paling populer di Cina selama beberapa dekade meskipun mereka telah kehilangan pasar untuk SUV dalam beberapa tahun terakhir. 

    "Karena sedan telah lama menduduki bagian terbesar dari segmen mobil penumpang. Banyak pembuat mobil memperbarui deretan mobil sedan mereka untuk merebut pangsa pasar yang lebih besar," kata Xu Haidong. 

    Meski tahun lalu penjualan mobil sedan jatuh 2,48 persen namun masih berkontribusi dengan menyumbang 47,93 persen dari 24,71 juta mobil penumpang yang terjual. Sementara SUV, setelah naik 13,32 persen, merebut 41,4 persen pangsa pasar.

    CHINA DAILY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.