Kawasaki Ninja 250SL 2019 Segera Diluncurkan, Harga Mengejutkan

Reporter:
Editor:

Wawan Priyanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kawasaki Ninja 250 SL teaser. (Kawasaki)

    Kawasaki Ninja 250 SL teaser. (Kawasaki)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kawasaki Motor Indonesia (KMI) memastikan harga promo Kawasaki Ninja 250SL berlanjut hingga tahun 2019. Varian ini akan hadir di dealer resmi Kawasaki pada bulan Maret 2019 mendatang.

    Teaser Ninja 250SL Model Year 2019 juga telah dirilis di akun resmi Instagram dan Youtube Kawasaki Motor Indonesia dengan perubahan warna dan grafis. Dalam teaser tersebut juga dituliskan harga motor ini akan mengejutkan di kisaran Rp 30 jutaan. Namun, harga pastinya akan diumumkan tepatnya pada 1 Maret 2019.

    Baca: Kawasaki Yogya Geber Promo Diskon Harga Ninja 250 SL

    Pada video teaser di Youtube disebutkan bahwa Ninja 250SL menggunakan mesin DOHC yang mamppu menyemburkan 28 PS pada 9.700 RPM dan Torsi 22.6 Nm pada 8.200 RPM. Ninja 250 SL MY 2019 akan hadir dengan warna dan grafis baru..

    KMI sebelumnya juga sudah memberikan harga promo untuk Ninja 250SL 2018 di seluruh Indonesia. Jabodetabek dibanderol Rp 36,8 juta, Medan Rp 38,8 juta, Pekanbaru Rp 37,5 juta, Jambi Rp 37 juta, Bangka Rp 37,3 juta, Padang Rp 37,1 juta, Palembang Rp 37 juta, Lampung Rp 38,6 juta, Bandung Rp 36,7 juta, Solo Rp 38,2 juta, Semarang Rp 38,3 juta.

    Baca: Promo Harga Kawasaki Ninja 250SL dari Medan hingga Ternate

    Yogyakarta Rp 37,8 juta, Surabaya Rp 37,2 juta, Bali Rp 38,2 juta, Pontianak Rp 38,1 juta, Kalimantan Selatan Rp 38 juta, Kalimantan Tengah Rp 39,2 juta, Balikpapan Rp 39,1 juta, Makassar Rp 38,8 juta, Manado Rp 38,5 juta, dan Ternate Rp 39,8 juta. Harga tersebut merupakan harga on the road.

    Untuk Kawasaki Ninja 250SL model 2019 ini kira-kira berapa ya harganya, kalau Rp 30 jutaan tentunya terbilang sangat murah, karena banderol itu setara dengan motor 150 cc.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    ODP dan Isolasi Mandiri untuk Pemudik saat Wabah Virus Corona

    Tak ada larangan resmi untuk mudik saat wabah virus corona, namun pemudik akan berstatus Orang Dalam Pemantauan dan wajib melakukan isolasi mandiri.